Rabu, 26 Oktober 2011

Persaingan di antara Deputi Gubernur Bank Indonesia

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat menilai persaingan di antara Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad dan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Riswinandi bakal lebih menarik dibandingkan dua calon lainnya.

DPR sendiri menjadwalkan proses uji kepatutan dan kelayakan calon deputi Gubernur BI akan mulai dilaksanakan pada 23 November mendatang.

"Untuk posisi Pak Muliaman dan Pak Riswinandi, ini akan terjadi persaingan yang menarik. Sebab, Riswandi berasal dari luar,” kata Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2011.

Menurut Achsanul, persaingan antara Muliaman dan Riswinandi merupakan hal yang menarik, karena salah satu calon merupakan pihak yang bekerja langsung di dunia perbankan.

Terlebih lagi, pencalonan dua kandidat ini juga akan menjadi ujian bagi BI dalam meyakinkan pasar. "Dan bagaimana harapan masyarakat dengan adanya calon dari luar BI,” ujarnya.

Di samping kedua calon tersebut, DPR juga menjamin pihaknya tidak akan memberikan dukungan khusus kepada salah satu calon deputi gubernur BI. DPR memastikan bahwa semua calon memiliki peluang yang sama.

Terkait calon pengganti Budi Rochadi yaitu Perry Warjiyo dan Ronald Waas, Achsanul mengatakan bahwa kedua pegawai BI itu telah memiliki kinerja yang bagus.

Bahkan, DPR mengaku tidak meragukan kemampuan kedua calon tersebut. Hal itu terlihat dari dukungan kedua calon itu dalam pertumbuhan bank syariah dan tanggapan positif terhadap keberadaan otoritas jasa keuangan (OJK).

Achsanul mengungkapkan, sebelum proses fit and proper test dilaksanakan, DPR akan menyambangi sejumlah daerah seperti mengunjungi Kantor Bank Indonesia di Makassar dan Surabaya.

Related Posts