Kamis, 19 April 2012

Hainan Chicken Rice Menu Umum Di Singapura

Hainan Chicken Rice atau Chicken Rice memang menjadi menu yang sangat umum di Singapura. Bahkan kalau saya sedang bingung ingin makan apa, saya pasti memilih Hainan Chicken Rice. Begitu pula yang saya alami ketika sedang berada di Marina Bay, berhubung semua resto-resto disini mahal, maka saya pergi ke area food station yang bernama Rasa Pura. Di Rasa Pura harganya sangat terjangkau, dan banyak sekali pilihannya. Dan daripada bingung memilih-milih sedangkan perut sudah keroncongan, akhirnya pilihan saya pun jatuh lagi ke Chicken Rice.

Tapi ternyata Chicken Rice yang kali ini berbeda dari yang biasa saya makan, namanya adalah Sin Kee Chicken Rice. Malam itu memang sudah sangat larut, sekitar jam 22.30, jadi daging ayamnya pun hanya tersisa bagian dada sayap. Ya, sudahlah tidak apa-apa. Seporsi kurang lebih sekitar 6 dollar Singapura, tidak terlalu mahal kan?

Hanya menunggu sekitar 2 menit, makanan saya pun sudah siap. Aromanya sangat harum lho, kuahnya mengepul-ngepul..., duh enak banget rasanya di perut, hangat. Kali ini memang chicken rice-nya agak berbeda, karena daging ayamnya disajikan terpisah tidak dicampur di nasi. Ayamnya disajikan dengan kuah berwarna kecoklatan yang rasanya agak asin dan gurih. Uenakkkk lho... lebih mantap dari yang biasanya saya santap di food court lainnya. Kuahnya membuat rasa daging ayamnya terasa lebih lezat, dan lebih terasa gurih. Nasinya pun sangat lembut, gurih dan wangi. Pantas saja dijuluki Famous Chicken Rice.

Nah kalau teman saya lebih memilih nasi padang karena penasaran dengan rasa nasi padang ala Singapura. Lauknya banyak banget, ditata berjajar di display. Dan ternyata rasanya ya lumayan saja, pastinya tidak seenak nasi padang di Jakarta. Rasa bumbu rendangnya sih cukup mirip sama di Indonesia, tapi tetap tidak semantap di negeri sendiri.

Sedangkan lauk-lauk yang lainnya lebih mirip lauk ala Chinese Food he-he... Tapi oke lah untuk memenuhi rasa kangen terhadap makanan Indonesia. Harganya pun cukup terjangkau. Jadi kalau Anda ke Marina Bay, tidak perlu bingung mencari makan, datang saja ke Food Court Rasa Pura. Banyak pilihan disini dengan harga yang cukup terjangkau.
READ MORE ~> Hainan Chicken Rice Menu Umum Di Singapura

Minggu, 15 April 2012

Jalan Pintas Demi Mendapatkan Nilai Tinggi

Meski bukan lagi satu-satunnya penentu kelulusan, ujian nasional (UN) masih jadi momok bagi para siswa. Bahkan ada yang menempuh jalan pintas demi mendapatkan nilai tinggi: menyontek.

Hari ini, sebanyak 119.00 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA di DKI Jakarta akan melaksanakan ujian nasional. Untuk mengantisipasi adanya kecurangan, Dinas Pendidikan Pemrov DKI Jakarta telah mengeluarkan sejumlah "jurus".

Yang pertama, dengan membatasi jumlah peserta UN tiap kelasnya. ""Peserta dibatasi paling banyak 20 murid, dengan jumlah pengawas dua orang," kata Kepala Dinas Pemprov DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto di Jakarta, 15 April 2012.

Soal yang diterima masing-masing murid tidak sama. Ada lima jenis variasi soal berbeda yang dibagikan, untuk satu mata pelajaran. "Jadi peserta akan sulit untk mencontek karena soalnya berbeda," tambah dia.

Walau dalam satu mata pelajaran ada lima variasi soal, namun Taufik meyakinkan bahwa semuanya mempunyai tingkat kesulitan yang sama. "Ada kisi-kisinya juga, misalnya ada soal 1+1 (satu tambah satu) bisa diganti 3-1 (tiga kurang satu), seperti sepertiga soal mudah, lalu sepertiga soal tingkat kesulitannya sedang, dan sepertiganya lagi sulit", kata Taufik.

Taufik juga mengatakan, Untuk keamanan dan menantisipasi adanya kebocoran soal, pihaknya telah bekerjasama dengan keplisian dalam mengantar dan mengawal soal ujian dari tempat pencetakan soal di Kudus sampai ke Jakarta

"Distribusi soal ujian yang dicetak di Kudus sampai di Jakarta ke gudang wilayah di lima wilayah kota dijaga oleh Polisi, jadi distribusi soal sampai selama UN berlangsung kerahasiaan soal ujian akan tetap dijaga," kata Taufik.

Taufik juga mengatakan, Soal ujian yang telah siap tersebut, akan di antarkan dari gudang wilayah di masing-masing kota pada pukul 05.00 sampai pukul 05.30. Diperkirakan soal ujian nasional akan sampai di masing- masing sekolah pada pukul 05.30. "Jam 08.00 peserta ujian masuk ke kelas masing - masing, jam 08.30 ujian dimulai," ujarnya.
READ MORE ~> Jalan Pintas Demi Mendapatkan Nilai Tinggi

Rabu, 11 April 2012

Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk

Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk menjadi nasabah pertama Bank Papua Cabang Pembantu Toraja Utara. Frederik membuka rekening di bank tersebut seusai pembukaan kantor bank ini di Kota Rantepao, kemarin. PT Bank Papua kembali melebarkan sayapnya dengan membuka cabang pembantu di daerah ini setelah sebelumnya membuka cabang di Kota Makassar. Grand opening bank tersebut digelar kemarin dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah. Frederik berharap keberadaan Bank Papua bisa memberikan konstribusi bagi perkembangan dan kemajuan daerah yang menjadi salah satu destinasi pariwisata di Sulsel itu.

“Saya berharap, Bank Papua bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah ini,”ujar dia seusai pembukaan. Dirut PT Bank Papua, Eddy R Sinulingga menyatakan, jumlah jaringan kantor PT Bank Papua saat ini 129 buah. Dengan rincian, 1kan torpusat,28 kantor cabang, 40 kantor cabang pembantu dan 59 kantor kas. Kantor cabang pembantu PT Bank Papua di Toraja Utara merupakan kantor cabang ke-129.

Sementara delivery channel Bank Papua sebanyak 241 buah. Dengan rincian, 160 ATM, 60 EDC, 1CDM,14kasda onlinedan 6 samsat online. Total aset Bank Papua hingga 31 Maret 2012 sebesar Rp14,3 triliun atau meningkat 113,49% dari Rp12,6 triliun pada bulan yang sama pada 2011 lalu. Menurutnya, keberadaan Bank Papua di Toraja Utara selain bertujuan memperkuat bisnis Bank Papua juga untuk mempererat persaudaraan di antara masyarakat Toraja dan Papua. Saat ini, banyak masyarakat Toraja dari berbagai profesi yang bermukim di hampir seluruh wilayah Papua. Bahkan ada, putra-putri Toraja yang saat ini menduduki jabatan strategis di jajaran pemprov hingga kabupaten/kota di Papua.
READ MORE ~> Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk

Selasa, 03 April 2012

Tahanan Melarikan Diri

Dua tahanan Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Mariso yang melarikan diri pada Kamis (29/3) lalu berhasil dibekuk aparat Kepolisian Resor Kota (Polres) Parepare, kemarin. Keduanya ditangkap di Kecamatan Bacukiki. “Kami berhasil menangkap tahanan Polsek Mariso yang kabur pekan lalu. Keduanya ditangkap di sebuah rumah saat sedang istirahat,” jelas Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Parepare, AKP Aska Mappe, kemarin. Menurutnya, penangkapan tersebut atas kordinasi dengan Polsekta Mariso yang menyatakan jika dua buruannya lari ke Kota Parepare.

Kedua tahanan berinisial MR, 19, dan S,21, sebelumnya berhasil kabur setelah memanfaatkan kelengahan petugas jaga dengan menjebol plafon ruang sel polsekta. Petugas jaga yang sedang menonton televisi baru mengetahui tahanannya kabur sekitar pukul 21.00 Wita. Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari membenarkan jika dua tahanan Polsekta Mariso berhasil ditangkap di Parepare.

“Merekatertangkap di Parepare berkat bantuan dari bagian Reskrim Polres Parepare,”katanya. Kemarin, keduanya langsung dibawa ke Makassar dan dijebloskan ke ruangan tahanan Polsekta Mariso. Diketahui, MR adalah warga Kabupaten Gowa dan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sementara itu,S merupakan warga Makassar. Dia ditahan lantaran melakukan pencurian.
READ MORE ~> Tahanan Melarikan Diri

Senin, 26 Maret 2012

Tawaran Kepada Provinsi Sumatera Selatan

Selain ditawarkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore tingkat ASEAN, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juga mendapat tawaran menjadi tuan rumah pelaksanaan The 4th Peace International Jambore pada Agustus 2013. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumsel Abdul Shobur mengatakan, tawaran tersebut disampaikan langsung Secretary General for International Union Muslim Scouts kepada Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Indonesia sebagai penyelenggara event melalui surat No: 0193-00-A. Shobur yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumsel menambahkan, surat tersebut menyatakan bahwa pengurus jambore pramuka negara Islam mempercayakan Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah penyelenggaraan jambore.

Kegiatan itu bakal diikuti 53 pramuka dari negara-negara Islam sedunia, dengan jumlah peserta mencapai 10.000 orang dan rencananya dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. “Kita sudah ditawarkan (tuan rumah jambore negara Islam), tapi belum kita putuskan karena masih dikonsultasikan dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan gubernur,” kata Shobur kemarin. Jika nantinya Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyetujui, pihaknya baru akan menyusun rencana pelaksanaan acara dimaksud. “JSC dipilih karena sangat luas wilayahnya, tempatnya juga strategis dan fasilitas lengkap. Jadi, kemungkinannya akan kita pusatkan di sana,”beber Shobur.

Menurut dia, kegiatan teknis dalam jambore tingkat negara Islam ini tidak berbeda dengan pelaksanaan jambore pramuka pada umumnya.Namun, selain kegiatan kepramukaan yang bersifat umum, akan ada juga kegiatan keislaman sesuai asal para peserta jambore dari negara-negara Islam sedunia. Sebelumnya Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, Pemprov Sumsel telah mencanangkan beberapa program terkait pelaksanaan kegiatan gerakan pramuka di Sumsel ini demi mengembangkan dan memasyarakatkan lagi gerakan pramuka di Bumi Sriwijaya.

“Saya berkeinginan kembali menggelar event besar tingkat internasional di Sumsel.Saya tegaskan, jangankan untuk Jambore ASEAN, tingkat Asia pun Sumsel siap,”ujar Alex. ”Di JSC kita masih memiliki lahan yang cukup menampung sekitar 10.000 orang.Apalagi di JSC sudah ada fasilitas olahraga bertaraf internasional. Jadi, peserta jambore dapat berkemah sekaligus melakukan olahraga di venues bertaraf internasional,”tukasnya.

Waka Binamuda dan Binawasa yang juga Ketua Harian Kwarda Sumsel Sulastro menambahkan, Jambore Dunia Negara Islam selain diisi kegiatan keislaman, juga kegiatan kepramukaan,seperti scouting skill, poinering, yang diperkirakan akan berlangsung selama sepekan. Menanggapi usulan sebelumnya yang meminta Sumsel menjadi tuan rumah Jambore ASEAN pada 2013, menurut Sulastro, Jambore ASEAN tersebut sudah dialihkan ke negara lain.
READ MORE ~> Tawaran Kepada Provinsi Sumatera Selatan

Minggu, 25 Maret 2012

2 Polisi Dikeroyok 6 Orang

Dua orang petugas polisi yang tengah berpatroli dikeroyok enam orang di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Bekasi, Minggu (25/3/2012). Belum diketahui motif pengeroyokan terebut, namun polisi menduga mereka adalah komplotan perampok yang akan menyatroni pabrik di lokasi tersebut.

Kapolsek Setu, Bekasi AKP Sumarwoto, Minggu, mengungkapkan, awalnya seorang warga yang merupakan Ketua RT setempat bernama Yono, baru kembali dari acara Maulid Nabi, dan melintasi tempat kejadian perkara (TKP), di RT 03/RW 03, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, tepatnya di tepi Jalan MT Haryono.

"Ketua RT, Yono habis dapat borongan sound system acara Maulid, mau balik ke arah rumahnya. Dia melintas TKP. Di sana ada salah satu warung mi bakso di pojokan. Saat melintas, ada kelompok orang dengan tiga sepeda motor parkir di situ," ujar Sumarwoto saat ditemui di RS Karya Medika I, Cibitung, Bekasi, Minggu malam.

Yono kemudian menghubungi seorang temannya bernama Tiwan, pemilik warung kopi. Saat itu, dua anggota polisi, Brigadir Jaka dan Brigadir Ery Sasongko sedang singgah di sana setelah berpatroli.

"Mereka segera merapat ke lokasi, dengan kendaraan patroli 4413-VII 10102. Mereka parkir pas di belokan. Karena yang bawa mobil Jaka, Eri memeriksa," katanya. Lokasi TKP, papar Sumarwoto, saat itu sepi dan gelap. Belum sempat memeriksa, dari belakang ada yang menyabet menggunakan sangkur. Eri kena sabet di mata, hanya lukanya tidak dalam, karena menghindar.

"Dari belakang, yang duduk cabut senjata, dua duduk di motor, empat duduk di warung. Eri kabur ke arah perkebunan, dia dikejar dua orang," jelas Kapolsek. Melihat rekannya dianiaya, Jaka keluar untuk menolong. Namun, baru keluar dari kendaraan, ia langsung ditabrak.

"Ia (Jaka) juga dibacok di kepalanya. Dalam keadaan terluka, ia cabut senjata, memberikan tembakan, bergumul dengan empat orang," beber Sumarwoto. Tembakan yang dilepaskan Jaka, tuturnya, mengenai seorang pelaku. Namun, ia diselamatkan teman sekomplotannya, dan kemudian melarikan diri.

"Satu motor ditinggal. Satu motor ditumpangi tiga orang, lari ke arah Cileungsi," terang Sumarwoto. Warga sekitar yang mencoba menangkap pelaku, malah ditodong dengan senjata api. Tak kuasa menghadapi ancaman, mereka serentak melarikan diri. Setelah pelaku melarikan diri, mereka segera membawa Jaka dan Eri untuk mendapatkan perawatan medis.
READ MORE ~> 2 Polisi Dikeroyok 6 Orang