Kamis, 12 Desember 2013

Layanan BlackBerry Enterprise Service 10

BlackBerry mengumumkan layanan BlackBerry Enterprise Service 10 (BES 10) kini tersedia sebagai basis layanan yang ada pada empat program G-Cloud pemerintah Inggris. Program G-Cloud merupakan inisiatif antarpemerintah yang fokus untuk memudahkan adopsi layanan TIK berbasis Cloud, baik antardepartemen di pemerintah, pemerintah daerah, maupun sektor publik.

Program direktori supplier pilihan ini dirancang untuk memperbarui sekaligus mempercepat layanan pembelian dan pertukaran secara signfikan antara penyedia teknologi dan pelanggan pemerintah. Layanan berbasis  BlackBerry  Enterprise  Service  10  menawarkan  salah  satu  dari 7.000 layanan yang disediakan oleh 800 supplier, yang tersedia pada Program G-Cloud.

BlackBerry Enterprise Service 10 merupakan satu-satunya solusi lintas platform untuk manajemen mobilitas enterprise di Program G-Cloud yang dapat mengelola smartphone BlackBerry, iOS dan Android serta tablet sesuai dengan acuan End User Device terbaru keluaran CESG, National Technical Authority for Information Assurance milik pemerintah Inggris.

Di Inggris, BlackBerry jadi solusi mobile terpilih untuk semua kabinet departemen, yang mayoritas dari pemerintah pusat dan badan sektor publik lain termasuk Kementrian Pertahanan. Alasannya sederhana: lebih aman.

BES 10 memungkinkan sektor publik untuk mendapatkan solusi yang mampu mengelola smartphone BlackBerry mereka, termasuk perangkat iOS dan Android secara aman, semuanya dapat dikelola dengan mudah dari satu konsol BES.

Alexandra Zagury, Managing Director UK & Ireland BlackBerry mengungkapkan, program G-Cloud adalah jawaban atas perubahan kebutuhan sektor publik terhadap pengelolaan beberapa jenis perangkat dan platform.

"Solusi berbasis BES 10 ini memberikan solusi lintas platform yang aman sesuai keahlian perusahaan dalam mengelola perangkat iOS dan Android," ujar Zagury.

Bangkit lagi?

Tampaknya BES 10 menjadi satu-satunya "penyelamat" BlackBerry ketika produk smartphone dan BlackBerry Internet Service (BIS)-nya meredup. Selain Inggris, BlackBerry juga masih disambut hangat di Jerman.

Terlebih lagi pasca penyadapan terhadap Kanselir Jerman Angela Merkel bocor beberapa waktu lalu. Pemerintah mulai melirik BlackBerry sebagai pertimbangan keamanan komunikasi dari penyadapan.

Pemerintah Jerman memutuskan beralih dari produk Apple seperti iPhone dan iPad. Dalam waktu dekat, pemerintah yang dulunya dikuasai Nazi itu tak lagi menggunakan Apple sebagai perangkat komunikasi pemerintah. Ponsel andalan Apple itu dinyatakan segera lenyap dari Jerman.

Dan, kabarnya pemerintah Jerman telah memesan 40.000 unit BlackBerry Z10 untuk mengakomodir kebutuhan komunikasi pemerintahan yang aman.

Related Posts