Jumat, 09 Desember 2011

Microsoft Dynamics AX 2012

Microsoft memperkenalkan Microsoft Dynamics AX 2012 bagi pelanggan di Indonesia sebagai solusi Enterprise Resource Planning (ERP). Dynamics AX 2012 memberikan kemampuan bagi perusahaan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan bisnis, sesuai dengan struktur perusahaan.

Microsoft Dynamics AX 2012, merupakan generasi baru aplikasi bisnis dan merupakan solusi ERP untuk membantu pelanggan mengendalikan bisnis mereka," ujar Eddy Soloan, Business Lead Microsoft Dynamics, Microsoft Indonesia di Hotel Intercontinental pada hari Kamis kemarin.

"Khususnya di Indonesia, di mana perusahaan-perusahaan menuntut adanya solusi ERP yang mudah di pasang, dijalankan dan disesuaikan dengan bisnis mereka," tambah Eddy. Microsoft Dynamics AX 2012 ini menawarkan solusi ERP yang komplit, di antaranya untuk perusahaan manufaktur, distribusi, retail, service dan public sector.

"Tapi yang menjadi fokus yaitu manufacturing, retail dan distribusi yang ada di dalam satu grup," jelas Eddy. Untuk waktu implementasinya, menurut Eddy sangat bervariasi tergantung jangkauan dan kompleksitas. "Jadi kalau bisa di-manage sedemikan rupa, ada juga konsumen kita sekira 4 bulan sudah beres," ujarnya.
READ MORE ~> Microsoft Dynamics AX 2012

Rabu, 23 November 2011

Korban Pertandingan final sepak bola SEA Games XXVI

Suprapti (30) tak menyangka keikhlasannya mengabulkan permintaan Aprilianto Eko Wicaksono (13) menonton pertandingan final sepak bola SEA Games XXVI antara Indonesia dan Malaysia di Gelora Bung Karno, Senin (21/11/2011), adalah akhir pertemuannya dengan putra pertamanya itu. Setelah itu, Iyan, demikian Eko dipanggil, pergi untuk selamanya.

”Untuk menonton pertandingan sepak bola, Iyan sampai memohon-mohon kepada saya agar diizinkan ke Gelora Bung Karno. Biasanya saya tak pernah mengizinkan Iyan pergi menonton karena sering terjadi tawuran. Hari itu, saya ikhlas memberikan izin,” kata Suprapti, yang ditemui di rumahnya di Jalan Danau Batur, Nomor 1 RT 01 RW 7, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/11/2011).

Keikhlasan karyawan warung internet yang berpendapatan kecil itu dibarengi dengan pemberian uang Rp 85.000 kepada anaknya sebagai bekal uang tiket masuk Rp 50.000 dan ongkos transportasi serta membeli makanan dan minuman. Anak saya itu ingin sekali menonton sepak bola. Saya tidak tahu waktu itu saya ikhlas memberikan izin dan mengantongi uang saku buat Iyan. Ternyata, Iyan pamit untuk pergi selamanya,” kata Suprapti dengan sedih. Dua butir air mata jatuh di wajah hitam manis yang ditutup kerudung.

Sugihadi, paman korban, mengatakan, Iyan, siswa SMP Negeri 1 Kelapa Dua, Legok, itu pergi ke Gelora Bung Karno bersama delapan temannya. Pada Senin malam itu, pihak keluarga panik mencari tahu keberadaan Iyan yang hingga pukul 00.00 belum juga pulang.

”Saat itu ada perasaan yang mengganjal dalam hati, tetapi saya tak tahu ada apa sebenarnya dengan Iyan,” kata Suprapti. Kegalauan keluarga makin menjadi karena hingga subuh Iyan tak kunjung pulang. Pihak keluarga bertanya kepada teman-temannya yang lain, tetapi hasilnya nihil. Sampai akhirnya, seorang teman kerja Suprapti mengatakan bahwa dari televisi diperoleh informasi ada seorang jenazah tanpa identitas yang mirip dengan Iyan terbaring kaku di kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Sosok mayat yang tidak beridentitas itu diduga terinjak oleh puluhan ribu pendukung tim nasional Indonesia yang akan masuk ke gerbang Gelora Bung Karno. Kaki korban diduga masuk ke dalam lubang, terjatuh, dan selanjutnya diinjak-injak pendukung timnas. Korban dievakuasi dan diberikan pertolongan pernapasan. Namun, korban tidak selamat. Dari hasil pemeriksaan, ada luka memar di badan dan luka di wajahnya akibat terinjak-injak.

Paman korban langsung menuju ke RSCM. Dan, ternyata sosok jenazah itu memang Iyan. Pukul 18.00, jenazah dibawa dari RSCM dan tiba di rumah sekitar pukul 20.00,” kata Sugihadi. Saat mengembuskan napas terakhir, Iyan yang hobi menonton sepak bola itu mengenakan pakaian kaus berwarna merah dengan lambang Burung Garuda di dada kiri. Baju itu merupakan lambang kebanggaan untuk timnas. Mudah-mudahan ini merupakan korban terakhir dari tragedi pendukung sepak bola nasional. Pembenahan penyelenggaraan pertandingan perlu memikirkan keselamatan pendukung sepak bola.
READ MORE ~> Korban Pertandingan final sepak bola SEA Games XXVI

Jumat, 18 November 2011

Prijanto Siap Tempur

Akhirnya, Wakil Gubernur DKI, Jakarta Prijanto, menyatakan kesiapannya bertarung dengan calon Gubernur DKI Jakarta lainnya. Prijanto menegaskan, dirinya akan maju melalui partai politik, bukan independen.

Sikap Prijanto sangat berbeda dengan pernyataanya pada akhir tahun 2010 lalu. Saat itu, Prijanto menyatakan ketidaksiapannya. Dulu itu benar [tidak siap], karena saat itu saya bukan kader parpol, saya nggak punya duit," kata Prijanto di Balaikota DKI Jakarta, Jumat 18 November 2011.

Tapi dalam perkembangannya, banyak komponen yang mendorongnya untuk ikut mencalonkan. "Dan kelompok itu berikan kepercayaan untuk itu, salah satunya kelompok mahasiswa," katanya.

Dia mengaku, saat ini belum merasa didekati siapa pun termasuk PDI Perjuangan yang beberapa waktu lalu pernah mengundangnya ke markas DPP PDIP Lenteng Agung. Namun, jika dukungan itu ada, maka tidak ada alasan bagi dirinya untuk menolak. "Kalau saya pribadi, tidak lewat independen, karena terlampau sombong. Itu saya pribadi ya," kata dia.

Prijanto menyadari, untuk maju menjadi seorang calon kepala daerah tentu bukan persoalan yang mudah. Calon harus mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat. "Tapi sesungguhnya walaupun kelompok ini mendukung, kan untuk mengajukan bukan hanya pribadi saja tapi butuh unsur parpol," ungkapnya.

Menurut dia, dukungan partai politik sangat penting untuk melihat apakah calon yang akan maju tersebut memiliki kriteria sebagai Gubernur. Pasalnya, untuk menduduki satu jabatan itu, kata dia, merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada khalayak banyak.

Karena, pandangan saya jabatan itu amanah dan kepercayaan yang diberikan," ungkapnya. Prijanto menegaskan bukan jabatan yang dia cari. "Saya masih aktif bekerja saat ini. Jawaban saya, Insya Allah. Itu kehendak Tuhan," kata dia.
READ MORE ~> Prijanto Siap Tempur

Jumat, 04 November 2011

korban berikut krisis utang

Italia bersedia kebijakan ekonominya diawasi oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan Uni Eropa. Kesediaan ini muncul setelah Italia mendapat tekanan dari kalangan pasar dan sesama pemimpin Eropa, yang khawatir bahwa Negeri Spaghetti itu menjadi korban berikut krisis utang setelah Yunani.

Menurut kantor berita Reuters, dengan mengutip sumber anonim pejabat Uni Eropa, kesediaan itu dilontarkan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, setelah bertemu dengan sesama pemimpin anggota zona euro dan Presiden Barack Obama dari AS Kamis malam di Cannes, Prancis.

Mereka hadir di Cannes dalam rangka Konfrensi Tingkat Tinggi G20, yang juga diikuti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Indonesia serta pemimpin China, Jepang, Singapura dan lain-lain.

"Kami ingin memastikan bahwa ada kredibilitas atas target Italia dan target itu bisa dipenuhi. Kami memutuskan untuk melibatkan IMF dalam pemantauan, dengan menggunakan metodologi mereka sendiri, dan pihak Italia menyatakan bersedia," tutur pejabat UE yang tidak mau disebutkan namanya itu.

UE dan IMF akan memantau apakah Italia bisa segera mencapai kemajuan dalam menerapkan sejumlah reformasi atas tunjangan pensiun, pasar tenaga kerja, dan swastanisasi. Selama ini reformasi di sektor-sektor itu sulit dilaksanakan, namun situasinya sudah mendesak lantaran Italia terancam krisis utang.

Pemerintah Italia tengah bermasalah untuk mengatasi utang, yang nilainya sudah 120 persen dari produk domestik bruto (GDP) negara itu. Gara-gara masalah utang itu, pemerintahan Berlusconi kini dicecar oleh kubu oposisi di parlemen.

Sementara itu, krisis utang telah mengguncang politik Yunani. Perdana Menteri Yunani, George Papandreou, hari ini harus menghadapi mosi tidak percaya di parlemen, yang mengancam pemerintahannya. Bila lolos dari mosi itu, Papandreou pun dikabarkan tetap dipaksa mundur dari jabatan PM oleh partainya, yang selanjutkan akan menggalang pemerintahan koalisi.
READ MORE ~> korban berikut krisis utang

Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, mendapat kritikan keras dari para korban banjir. Yingluck dinilai terlalu lamban dalam menangani banjir yang sudah dari tiga bulan merendam Negeri Gajah Putih tersebut.

Seperti dilansir dari Bangkok Post, Kamis 3 November 2011, warga yang marah menghalangi pihak berwenang memperbaiki pembatas dan pintu air yang bermasalah. Mereka kecewa karena tindakan tersebut baru diambil justru setelah banjir terjadi.

Selain itu, banyak korban berpendapat orang-orang yang dipilih untuk menangani banjir dalam Komite Penanggulangan Banjir tidak kompeten. Para pejabat itu disebut-sebut hanya dipilih untuk mengisi kekosongan pos, dan lamban dalam mengambil keputusan.

Yingluck sendiri mengklaim ia telah berusaha semampunya sebagai perdana menteri untuk mengatasi banjir. Ia akan terus membuktikan kepemimpinannya walaupun banyak yang meragukan. Saat ini, Yingluck tengah gencar melakukan kunjungan ke beberapa lokasi banjir.

Pada Kamis pagi kemarin, PM Yingluck meninjau lokasi banjir di distrik Don Mueang, Bangkok. Ditemani tiga orang menteri dari kabinetnya, ia membagi-bagikan tas berisi bantuan banjir pada para korban.

Pagi ini, ia juga telah menemui Gubernur Bangkok Sukhumband Paribatra guna membahas usaha mengatasi banjir. Dalam pertemuan itu, mereka juga membahas rencana perlindungan area bebas banjir di Bangkok yang mesing belum terendam.
READ MORE ~> Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra

Senin, 31 Oktober 2011

Kelompok pelaku bom buku

Kelompok pelaku bom buku pimpinan Pepi Fernando dibentuk sejak Maret 2010. Awalnya, kelompok ini bertemu saat bergabung bersama jemaah Negara Islam Indonesia wilayah Bekasi pada akhir 2007. Karena menginginkan cara berjihad dengan perang, Pepi kemudian memisahkan diri dari jemaah NII. Pepi berencana mengajari anak buahnya, yaitu terdakwa Firman, Watono, Nanon, Darto, Wari, Febri, Ahmad, Toib, Hendrik, dan Juni Kurniawan, untuk belajar menggunakan senjata api.

Kelompok itu urung menggunakan senjata api karena harganya mahal. Mereka kemudian membuat bom rakitan. Hal ini terungkap dalam dakwaan kepada salah satu pelaku bom buku, Muhamad Maulana Sani alias Alan alias Hasab, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (31/10/2011).

April tahun 2010, Pepi Fernando kembali ke Aceh untuk mencari tempat melakukan pelatihan dengan senjata api. Namun, karena jihad dengan senjata api dirasa mahal, akhirnya Pepi mengumpulkan kelompoknya dan mengatakan jihad kelompoknya dengan bom," ujar anggota tim jaksa penuntut umum (JPU), Izam Zan, saat membaca dakwaan kepada Maulana di ruang sidang.

Sejak saat itu, kelompok Pepi mulai merakit bom dengan bahan-bahan murah dan mudah didapat. Pepi dan kelompoknya sempat membuat bom roket dengan bahan pipa, pupuk urea KNO3, dan arang. Tak disebutkan untuk apa bom itu dirakit.

Selain itu, mereka juga membuat bom termos air yang terdiri dari pupuk, baterai, dan batu korek api. Bom itu rencananya dipasang di wilayah Cawang, Jakarta Timur, saat rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melintas. Pada awal 2011, kelompok Pepi merencanakan pengeboman lebih lanjut. Di rumah pelaku Hendi di Parung (Bogor, Jawa Barat), Pepi membawa enam buah buku tebal berwarna putih dengan lubang di tengahnya terdapat kabel, baterai, dan stop kontak. Pepi menyebut buku itu sebagai sampel bom buku," jelas JPU.

Bom buku kemudian disebar di beberapa tempat seperti di Jalan Utan Kayu 68 yang ditujukan kepada tokoh pluralisme dan politisi Demokrat, Ulil Abshar Abdalah. Selain itu, bom serupa juga diberikan pada Kepala Badan Narkotika Nasional Goris Mere, rumah penyanyi terkenal Ahmad Dhani, dan rumah Ketua Umum Partai Patriot Yapto S Soeryosumarno.

Setelah praktik bom buku dilaksanakan, Pepi kemudian memunculkan ide bom tabung gas. Rencana itu ia sampaikan kepada kelompoknya pada 26 Maret 2011 di tempat pemancingan samping Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Ia menyampaikan mengenai bom di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Tangerang Selatan, dan persiapan pembuatan bom tabung gas 3 kg di sebuah gereja untuk pengalihan isu bom buku.

Pepi juga meminta Maulana untuk menyediakan bubuk berwarna hitam seberat 3 kg sebagai bahan peledak dengan menggunakan karbit seukuran 20 kg. Berbagai aksi bom rakitan kelompok Pepi ini dilakukan untuk menunjukkan kepada dunia internasional mengenai aksi teror bom di Indonesia yang disiarkan langsung melalui televisi Aljazirah.
READ MORE ~> Kelompok pelaku bom buku

Rabu, 26 Oktober 2011

Persaingan di antara Deputi Gubernur Bank Indonesia

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat menilai persaingan di antara Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad dan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Riswinandi bakal lebih menarik dibandingkan dua calon lainnya.

DPR sendiri menjadwalkan proses uji kepatutan dan kelayakan calon deputi Gubernur BI akan mulai dilaksanakan pada 23 November mendatang.

"Untuk posisi Pak Muliaman dan Pak Riswinandi, ini akan terjadi persaingan yang menarik. Sebab, Riswandi berasal dari luar,” kata Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2011.

Menurut Achsanul, persaingan antara Muliaman dan Riswinandi merupakan hal yang menarik, karena salah satu calon merupakan pihak yang bekerja langsung di dunia perbankan.

Terlebih lagi, pencalonan dua kandidat ini juga akan menjadi ujian bagi BI dalam meyakinkan pasar. "Dan bagaimana harapan masyarakat dengan adanya calon dari luar BI,” ujarnya.

Di samping kedua calon tersebut, DPR juga menjamin pihaknya tidak akan memberikan dukungan khusus kepada salah satu calon deputi gubernur BI. DPR memastikan bahwa semua calon memiliki peluang yang sama.

Terkait calon pengganti Budi Rochadi yaitu Perry Warjiyo dan Ronald Waas, Achsanul mengatakan bahwa kedua pegawai BI itu telah memiliki kinerja yang bagus.

Bahkan, DPR mengaku tidak meragukan kemampuan kedua calon tersebut. Hal itu terlihat dari dukungan kedua calon itu dalam pertumbuhan bank syariah dan tanggapan positif terhadap keberadaan otoritas jasa keuangan (OJK).

Achsanul mengungkapkan, sebelum proses fit and proper test dilaksanakan, DPR akan menyambangi sejumlah daerah seperti mengunjungi Kantor Bank Indonesia di Makassar dan Surabaya.
READ MORE ~> Persaingan di antara Deputi Gubernur Bank Indonesia

Sabtu, 08 Oktober 2011

Minimnya tempat istirahat di Jalan Lintas Tengah

Minimnya tempat istirahat di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Betung-Sekayu (rest area) terus menimbulkan kecelakaan. Sebuah truk tangki BBM berpelat nomor BD 8709 AR yang dikemudikan Heri, 27, warga Bengkulu menghantam truk tronton BD 8232 AS yang tengah parkir, kemarin. Peristiwa ini terjadi di dekat jembatan Teluk dusun 3 desa Teluk kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin.

Diduga peristiwa ini terjadi akibat sopir mengantuk sebagai dampak minimnya tempat istirahat di sepanjang Jalinteng. Menurut Heri saat ditemui di RSUD Sekayu mengakui kalau dirinya mengantuk dan melihat kendaraan sudah oleng serta menabrak truk tronton yang sedang parkir.

Nahasnya, saat itu, Suherman,48 sopir truk tronton tertidur di dalam kendaraannya. Akibatnya warga Perumdam Bengkulu ini menderika luka di kepala bagian belakangnya dan harus menerima sejumlah jahitan dan mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu. Kasat Lantas Polres Muba, AKP Ary Sudrajat melalui Kapolpos Simpang Gardu Aiptu Kheffenie mengatakan dari penyelidikan awal, kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian sopir akibat mengantuk. “Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sedangkan petugasnya telah melakukan olah TKP untuk menarik truk hino yang terperosok akibat ditabrak truk tangki.“ Secepatnya akan kita tarik truknya, karena badan besar sehingga agak sulit,”paparnya. Sebagian besar sopir truk mengeluhkan minimnya prasarana ataupun tempat peristirahatan mobil truk dan alat berat di Jalinteng tersebut. Banyak sopir yang berjalan sendiri sudah mulai mengantuk namun karena banyak hutan belantara dan jalan berliku sehingga tetap menahan rasa kantuknya. Menurut Lekat,41, warga Sekayu kejadian truk tergelincir masuk rawa dan semaksemak sudah beberapa kali terjadi.

Hal paling mengkhawatirkan jika masuk sungai disepanjang jalan di Lais. Penyebabnya banyak yang mengantuk ataupun mengebut dan menghindari kendaraan di depannya.“Di jalinteng Muba- Mura juga minim rambu jalan dan tempat peristirahatan yang layak. Belum lagi sulit cari pom bensin dan adanya di kota Sekayu,” tuturnya.
READ MORE ~> Minimnya tempat istirahat di Jalan Lintas Tengah

Rabu, 17 Agustus 2011

Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat

Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat menyatakan Nota Keuangan RAPBN 2012 yang disampaikan Presiden SBY cacat konstitusional karena tak berorientasi pada sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Dalam Pidato Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2012 di Gedung DPR RI, Jakarta, 16 Agustus 2011, kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa RAPBN 2012 disusun sesuai amanat konstitusi, disusun sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara yang dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab, untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Pada kenyatannya postur RAPBN 2012 tidak jauh berbeda dengan APBN-P 2011 yang mengandung catat konstitusional.

"Hal ini dapat ditunjukan dari besarnya belanja pegawai yang mencapai Rp 215,7 triliun atau meningkat Rp 32,8 triliun untuk 4,7 juta pegawai. Sementara anggaran kemiskinan yang notabene untuk 31 juta penduduk miskin, justru tetap dikisaran Rp 50 triliun," kata anggota Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat dari FITRA, Uchok Sky Khadafi, dlaam rilisnya, Minggu (17/8/2011).

Menurut Uchok, postur ini menggambarkan orientasi APBN yang lebih mengutamakan kesejahteraan aparat birokrasinya dibandingkan kesejahteraan rakyat miskinnya.

Reformasi birokrasi yang seharusnya mampu membuat belanja birokrasi semakin efisien justru terus membengkak setiap tahunnya. Begitu pula dengan anggaran kesehatan, meskipun menjadi prioritas, dalam RAPBN 2012, hanya dialokasikan Rp 14,4 triliun atau 1 persen dari belanja Negaraatau masih jauh dari amanat undang-undang sebesar 5 persen.

Selain itu belanja modal, dibandingkan belanja pegawai, hanya meningkat Rp 27,1 trilyun atau menjadi Rp 168,1 triliun. Sebesar 61 persen RAPBN 2012 tidak ditujukan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Demikian catatan online Kualatungkalboy yang berjudul Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat.
READ MORE ~> Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 15 Juli 2011

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto membantah saat ini terjadi instabilitas politik di Indonesia. Situasi politik di Indonesia saat ini, kata Djoko, dalam keadaan baik. Stabilitas jangan dilihat dari apa yang ada di koran dan di TV," kata Djoko kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (15/7/2011).

Djoko juga mengatakan, tidak ada pengusaha yang pernah mempertanyakan mengenai stabilitas politik kepadanya. Namun, di sisi lain, Djoko tak membantah adanya dinamika politik yang terjadi di Indonesia.

"Politik memang harus dinamis. Ini salah satu fungsi kontrol, tidak hanya terhadap pemerintah, tetapi lembaga apa pun," katanya.

Sebelumnya, kestabilan politik dalam masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono mulai dipertanyakan kalangan pengusaha. Bahkan, dikhawatirkan Indonesia tidak bisa memanfaatkan secara maksimal momentum positif yang melanda ekonomi Asia karena Presiden terlalu disibukkan oleh persoalan yang tak seharusnya dipikirkannya.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi dan Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Jakarta. "Saya tidak bermaksud mencampuri urusan internal Partai Demokrat. Namun, Presiden seharusnya lebih fokus pada masalah bangsa dibandingkan partai," kata Pramono.

Menurut Pramono, Indonesia dikhawatirkan tidak bisa maksimal memanfaatkan momentum positif yang melanda ekonomi Asia, antara lain karena Presiden belakangan terlalu disibukkan oleh persoalan yang sebenarnya tidak terlalu perlu dipikirkan oleh seorang presiden.

Pramono menyebutkan, Asia sedang mengalami momentum pertumbuhan ekonomi yang bagus. Perekonomian China dapat tumbuh di atas 10 persen setiap tahun dan India di atas 9 persen. Perekonomian Singapura yang pernah mengalami pertumbuhan negatif tahun 2008 kini mampu tumbuh hingga 16 persen setiap tahun.

"Makroekonomi Indonesia sebenarnya cukup mantap. Namun, dengan pertumbuhan sekitar 6,5 persen setiap tahun, berarti pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya karena faktor yang sudah berjalan apa adanya," ujar Pramono.

Jika tiga tahun ke depan lebih bisa memanfaatkan momentum positif ekonomi Asia, lanjut Pramono, Yudhoyono akan dikenang sebagai presiden yang mewariskan ekonomi yang sehat.

Ia juga dapat dikenang sebagai pemimpin yang mewariskan demokrasi yang baik, kebebasan pers yang dijunjung tinggi, dan proses regenerasi yang berjalan lancar. Di kalangan investor Sofjan menambahkan, kestabilan politik pemerintahan Yudhoyono pun mulai dipertanyakan pengusaha dan investor.

Investor asing mulai mencari informasi seputar kelangsungan politik dan keamanan negeri ini. Jika kondisinya masih kondusif, mereka baru menaruh investasinya ke Indonesia.

"Soal kestabilan politik sudah menjadi pembicaraan di kalangan pengusaha dan beberapa investor yang mau masuk. Berbagai persoalan di ranah politik dikhawatirkan berimbas ke ranah ekonomi," kata Sofjan.

Dia mengatakan, pemerintah seharusnya segera merealisasikan berbagai perencanaan di bidang ekonomi supaya kalangan pengusaha mendapat kepastian.

Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Ambar Tjahyono menambahkan, berbagai skandal politik, khususnya kasus korupsi, telah menurunkan kepercayaan para importir. "Mereka ragu dengan kestabilan politik Indonesia karena tidak ada ketegasan pada koruptor," ujarnya lagi.

Ambar mengaku sudah capai mengeluh terhadap pemerintah. Untuk memacu industri mebel, ia lebih memprioritaskan sinergi dengan pihak terkait. "Daya beli masyarakat dunia terhadap mebel sedang melorot. Butuh langkah terobosan konkret daripada mengeluh ke pemerintah yang tak ada habisnya," ujarnya.

Pakar hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fajrul Falakh mempertanyakan kepemimpinan Presiden Yudhoyono pula. Seharusnya Yudhoyono bersikap sebagai Presiden Republik Indonesia dan tak sekadar sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Yudhoyono yang tampil memberikan klarifikasi di depan wartawan terkait persoalan internal Partai Demokrat, dinilai Fajrul, adalah upaya untuk mengonfirmasi posisinya di partai itu.

"Ia ingin menunjukkan diri, ia yang berkuasa. Sebaiknya Presiden fokus mengurus pemerintahan, tak perlu terlalu mengurus Partai Demokrat. Biarkan Partai Demokrat mandiri," paparnya. Demikian catatan online Kualatungkalboy yang berjudul Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto.
READ MORE ~> Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto

Selasa, 12 Juli 2011

Wali Kota Palangkaraya HM Riban Satia

Wali Kota Palangkaraya HM Riban Satia mengatakan, kegiatan seni dan olahraga tradisional pada Festival Budaya Isen Mulang masuk kelender wisata tahunan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.

"Jadi tidak lagi sekadar ajang menjaring dan menyeleksi atlet-atlet tradisional dan seniman dalam rangka persiapan festival serupa tingkat provinsi, tapi sudah masuk kelender wisata," kata Riban saat membuka Festival Budaya Isen Mulang, di Palangkaraya, Selasa (12/7/2011).

Menurut Riban, disadari kebudayaan daerah yang sudah mulai terkikis sejalan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, sehingga dibutuhkan kerja kerasa untuk melestarikannya.

Untuk itu diperlukan partisipasi semua masyarakat agar ikut melestarikan kebudayaan daerah dengan berbagai upaya, sehingga melalui Festival Budaya Isen Mulang sebagai ajang memperkenalkan tidak hanya pada masyarakat setempat mengenai budaya asli Kalteng yang penuh corak pesona keindahan.

Tidak lupa juga Riban menyampaikan apreasiasi kepada semua pihak, khususnya masyarakat dari lima kecamatan yang turut berpartisipasi aktif guna mensukseskan Festival Budaya.

Ia mengingatkan, bahwa Festival Budaya bukan semata-mata ajang untuk meraih prestasi, namun lebih dititikberatkan sebagai pelestarian budaya daerah.

Dengan demikian dalam pelaksanaan lomba nanti, Riban meminta untuk dapat menunjukkan kemampuan yang terbaik, menjunjung sprotivitas serta selalu menjaga kebersamaan dan persaudaraaan yang merupakan bagian dari budaya.

Meskipun waktu pelaksanaan kegiatan cukup singkat, ia berharap dapat membuahkan hasil yang maksimal. "Saya harapkan kiranya dapat membawa nama baik untuk mengharumkan nama Kota Cantik Palangkaraya yang kita cintai dengan menjadi yang terbaik diantara peserta lainnya," kata Riban. Demikian catatan online Kualatungkalboy yang berjudul Wali Kota Palangkaraya HM Riban Satia.
READ MORE ~> Wali Kota Palangkaraya HM Riban Satia

Jumat, 25 Maret 2011

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel membutuhkan anggaran sebesar Rp573 miliar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel membutuhkan anggaran sebesar Rp573 miliar
READ MORE ~> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel membutuhkan anggaran sebesar Rp573 miliar

Kamis, 24 Maret 2011

Detik-detik menjelang pembacaan vonis

detik-detik menjelang pembacaan vonis
READ MORE ~> Detik-detik menjelang pembacaan vonis

pengawasan terhadap warga negara Jepang yang datang ke Indonesia

pengawasan terhadap warga negara Jepang
READ MORE ~> pengawasan terhadap warga negara Jepang yang datang ke Indonesia

Senin, 07 Maret 2011

Repsol Honda

Repsol Honda
READ MORE ~> Repsol Honda

Panitia turnamen tenis Wimbledon

Panitia turnamen tenis Wimbledon
READ MORE ~> Panitia turnamen tenis Wimbledon

Lewis Hamilton

Lewis Hamilton
READ MORE ~> Lewis Hamilton

Serbia menang 4-1

Serbia menang 4-1
READ MORE ~> Serbia menang 4-1

Petenis Australia Jelena Dokic

Petenis Australia Jelena Dokic
READ MORE ~> Petenis Australia Jelena Dokic

Jumat, 04 Maret 2011

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
READ MORE ~> Komisi Nasional Hak Asasi Manusia

HPA Tenriadjeng

HPA Tenriadjeng
READ MORE ~> HPA Tenriadjeng

Kamis, 03 Maret 2011

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui
READ MORE ~> Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui

Empat direksi baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar

Empat direksi baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar
READ MORE ~> Empat direksi baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar

Penyerangan dan perusakan kantor polisi

penyerangan dan perusakan kantor polisi
READ MORE ~> Penyerangan dan perusakan kantor polisi

Rabu, 02 Maret 2011

Kota Makassar

Kota Makassar
READ MORE ~> Kota Makassar

Ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas

Ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas
READ MORE ~> Ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas

Badan Pengatur Minyak dan Gas

Badan Pengatur Minyak dan Gas
READ MORE ~> Badan Pengatur Minyak dan Gas

Direktur Keuangan Hamzah Ahmad

Direktur Keuangan Hamzah Ahmad
READ MORE ~> Direktur Keuangan Hamzah Ahmad

Jumat, 25 Februari 2011

Kanghari.org Pindah Content

Mohon maaf bagi pengunjung blog kanghari.org, karena mulai tanggal 25 Februari 2011, semua content di blog kanghari sudah saya pindahkan ke Type Approval Indonesia. Jadi blog ini seperti blog baru di buat yang belum ada contentnya
READ MORE ~> Kanghari.org Pindah Content

Senin, 07 Februari 2011

Rinra Sujiwa Syahrul Putra

Rinra Sujiwa Syahrul Putra
READ MORE ~> Rinra Sujiwa Syahrul Putra

Afriadi

Afriadi
READ MORE ~> Afriadi

Minggu, 23 Januari 2011

Seorang model di Milan

Seorang model di Milan
READ MORE ~> Seorang model di Milan

Jumat, 21 Januari 2011

24 ikan paus pilot yang terdampar

24 ikan paus pilot yang terdampar
READ MORE ~> 24 ikan paus pilot yang terdampar

Dua orang petugas polisi

Dua orang petugas polisi
READ MORE ~> Dua orang petugas polisi

Dinas Industri dan Perdagangan

Dinas Industri dan Perdagangan
READ MORE ~> Dinas Industri dan Perdagangan

Kamis, 20 Januari 2011

Ito Sumardi

Ito Sumardi
READ MORE ~> Ito Sumardi

Patrialis Akbar

Patrialis Akbar
READ MORE ~> Patrialis Akbar

Sutanto

Sutanto
READ MORE ~> Sutanto

Jumat, 07 Januari 2011

Dikejutkan dengan tumbuhnya dua bunga bangkai

Dikejutkan dengan tumbuhnya dua bunga bangkai
READ MORE ~> Dikejutkan dengan tumbuhnya dua bunga bangkai

Rabu, 05 Januari 2011

kasus korupsi pajak

kasus korupsi pajak
READ MORE ~> kasus korupsi pajak