Minggu, 16 Desember 2012

Penerapan Nomor Ganjil Genap

Fortuner SUV Terbaik. Selama angkutan umum atau transportasi massal tidak memadai maka kebijakan penerapan nomor ganjil genap pada kendaraan pribadi hanya akan menyusahkan rakyat. "Tanpa dipenuhinya kendaraan umum yang cukup dan manusiawi, kebijakan itu justru akan menimbulkan dampak yang luas dan membahayakan," ujar Ketua DPR RI, Marzuki Alie di Jakarta.

Marzuki meminta Gubernur DKI Jakarta, Jokowi untuk mempertimbangkan kembali rencana penerapan kebijakan penggunaan nomor ganjil genap pada kendaraan pribadi di beberapa ruas jalan utama di Jakarta. “Kita dukung penuh apapun kebijakan Jokowi sepanjang itu demi kepentingan masyarakat. Tapi dalam hal penerapan nomor ganjil genap,  Jokowi harus mempertimbangkan ulang, karena dampaknya akan sangat luas pada masyarakat di Jakarta. Kebijakan ini tidak akan menghilangkan kemacetan Jakarta dan malah akan menimbulkan masalah baru,” ujar Marzuki.

Kebijakan itu menurut Marzuki lebih banyak mudharat daripada manfaatnya bagi masyarakat. Selama masalah angkutan umum atau transportasi massal tidak diselesaikan terlebih dahulu, maka kebijakan itu malah akan lebih menyusahkan rakyat secara umum, baik orang kaya, kelas menengah maupun orang miskin.

Menurut Marzuki, orang kaya pun mau tidak mau terkena dampak dari kebijakan ini meski mungkin tidak seperti orang umum lainnya.”Siapa bilang orang kaya tidak kena dampak? Paling tidak jika mereka memiliki mobil lebih dari satu dan kebetulan nomor kendaraannya genap semua, maka dia harus membeli mobil baru dengan plat nomor ganjil atau paling tidak harus mengganti nomor kendaraannya. Ini kan juga merepotkan,” jelasnya.

Penerapan kebijakan ini menurutnya juga tidak adil buat masyarakat pembayar pajak kendaraan bermotor. Mereka telah membayar pajak selama satu tahun, tapi harus dibatasi penggunaannya tidak boleh setiap hari. ”Yah kalau mau menerapkan ini dengan konsisten, maka turunkan juga pajak rakyat 50 persen dari yang masyarakat bayarkan sekarang. Tidak adil telah membayar pajak selama satu tahun, tapi hanya bisa menggunakan setengah tahun,” ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini lagi.

Marzuki pun menyindir Jokowi yang menggampangkan masalah kemacetan di DKI Jakarta.”Dia sendiri bagaimana dengan kendaraannya B 1?Apa dia akan gantian dengan Wakilnya menggunakan mobil atau berangkat berdua bersama-sama?Atau masuk bergantian setiap hari dengan wakilnya atau sehari naik mobil sehari naik sepeda atau jalan kaki?,”tanya Marzuki lagi.
READ MORE ~> Penerapan Nomor Ganjil Genap

Minggu, 28 Oktober 2012

Aburizal Bakrie Maju Dalam Pemilihan Presiden 2014

Ketua Umum DPP Partai Golkar (PG) Aburizal Bakrie, kian optimistis maju dalam Pemilihan Presiden 2014.Bahkan, menurunnya elektabilitas dan popularitas Ical dalam berbagai survei, dinilai sebagai dinamika politik semata.

Demikian diungkapkan Sekjen DPP Partai Golkar (PG) Idrus Marham, seusai jumpa pers persiapan Rapimnas IV yang akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, 29-30 Oktober

Idrus menilai, menurunnya nama Ical, sapaan akrab Aburizal, sebagai dinamika politik. Untuk itu, Golkar akan berusaha meningkatkan sosialisasi. Mengingat, PG sudah mengusung Ical sebagai capres 2014. "Karena itu, ARB (Aburizal Bakrie) akan mengadakan roadshow ke daerah-daerah," ungkap Idrus.

Dalam Rapimnas IV, lanjut Idrus, partai berlambang pohon beringin, akan membahas mekanisme dan rekrutmen calon wakil presiden pendamping Aburizal Bakrie di Pilpres 2014. "Dan, Ical (Aburizal) akan menyampaikan cawapres selambat-lambatnya awal 2013," ujarnya.

Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik By Kanghari
READ MORE ~> Aburizal Bakrie Maju Dalam Pemilihan Presiden 2014

Selasa, 31 Juli 2012

Sanksi Terbaru Bertujuan Melumpuhkan Keuangan Iran

Amerika Serikat mengumumkan sanksi terbaru yang bertujuan untuk melumpuhkan sistem keuangan Iran di sektor perminyakan. Pada sanksi terbaru ini, beberapa bank asing yang diduga memfasilitasi transaksi minyak Iran menjadi incaran.

Sanksi Terbaru Bertujuan Melumpuhkan Keuangan Iran Menurut stasiun berita CNN, Presiden Barack Obama pada Selasa waktu setempat mengatakan bahwa sanksi terbaru adalah pemutusan hubungan antara perbankan Amerika dengan dua bank internasional, yaitu Bank Kunlun di China dan Bank Islam Elaf di Irak.

Dua bank ini diyakini membantu Bank Sentral Iran dalam transaksi pembayaran atas minyak negara tersebut. Obama mengatakan bahwa melalui dua bank tersebut, Iran berhasil memasuki sistem finansial internasional dan menghindari sanksi.

"Dengan memutus hubungan Amerika dengan dua institusi finansial, kami menegaskan bahwa kami akan memberi sanksi setiap institusi finansial, tidak peduli dimanapun berada, yang membantu Iran mendapatkan akses ke sistem finansial internasional," kata Obama.

Sanksi terbaru AS untuk menghentikan program nuklir Iran ini bertepatan dengan embargo penuh Uni Eropa terhadap minyak asal negara tersebut yang akan dimulai pada bulan ini. Obama pada awal tahun ini telah berkomitmen untuk memotong seluruh akses penjualan minyak Iran di seluruh dunia, termasuk menghentikan kerjasama perbankan antara AS dengan bank-bank yang memfasilitasi Iran.

AS juga mendesak negara-negara importir minyak untuk mengurangi pembelian dari Iran jika tidak ingin terkena sanksi. Setiap 180 hari sekali, beberapa negara harus menunjukkan laporan bahwa mereka telah mengurangi pembelian minyak dari Iran. Jika sanksi ini diterapkan secara penuh dan didukung oleh sekutu-sekutu AS, maka Iran tidak bisa menjual minyaknya kepada siapapun.

Akibat sanksi ini, Asosiasi Energi Internasional mencatat bahwa ekspor minyak Iran yang pada 2011 mencapai 2,5 juta barel per hari turun menjadi 1,5 juta barel per hari pada Juni lalu. Akibat penurunan ini, Kementerian Luar Negeri AS mencatat Iran kehilangan pemasukan negara sekitar US$9 miliar per kuartal. Selain itu, nilai mata uang Iran turun hingga 38 persen.
READ MORE ~> Sanksi Terbaru Bertujuan Melumpuhkan Keuangan Iran

Minggu, 29 Juli 2012

Twitter Penyedia Jasa Layanan Konten TV Unik

Twitter dilaporkan telah melakukan peninjauan untuk mejadi penyedia jasa layanan konten TV unik. Ini memulai langkah mereka untuk beralih menjadi perusahaan media. Situs mikroblogging ini dikabarkan bekerja sama dengan beberapa produser Hollywood. Perusahaan ini siap meluncurkan beberapa program TV yang berbeda dalam platform tersebut.

Twitter Penyedia Jasa Layanan Konten TV Unik Menurut As Week, Twitter akan meluncurkan salah satu proyek ini pada akhir tahun ini. Twitter sudah mulai melempar ide untuk beberapa pengiklan. Namun, seperti biasanya, Twitter menolak berkomentar terkait hal ini. Secara bersamaan, Twitter Inggris Raya secara bertahap mengembangkan kerjasama hiburan Inggris di situsnya. Twitter membuka lowongan bagi orang yang memiliki keterampilan manajemen kerjasama yang luar biasa, menunjukkan militansi, dan memiliki bakat untuk mendorong inovasi serta memfasilitasi perubahan.

Twitter juga meminta kandidat harus memiliki pengalaman langsung dalam dunia hiburan dan kemampuan untuk mendiskusikannya dengan pengelola media hiburan tradisional. Para kandidat tersebut harus berkembang dalam lingkungan yang belum dipetakan dan terus berkembang. Singkatnya, Twitter ingin cepat menjadi apa yang telah diharapkan
Twitter untuk waktu yang lama. Mereka ingin menjadi sebuah perusahaan media. Seperti salah satu situs jejaring sosial sebelum Twitter, Bebo, platform media sosial ini akan mulai membuat dan memiliki sendiri konten lainnya.

Twitter telah menyusup menjadi bagian pengalaman pengguna dalam menikmati hiburan. Kini selama program ternama seperti The Voice BBC menyertakan tagar dengan frase tren yang berbeda untuk dimuat di Twitter. Tagar ini muncul pada layar sebagai isyarat visual ke orang menonton agar menulis tweet tentang program ini.

Oleh karena itu, masuk akal bagi Twitter untuk bereksperimen. Setidaknya, perusahaan ini bisa dengan menjadi pusat pengelola untuk beberapa konten unik yang dapat menghasilkan uang. Dengan ini, orang dapat langsung berinteraksi dan membuat percakapan di Twitter.

Menurut Daily Telegraph, Twitter menjaga agar rencana ini tidak bocor ke publik. Twitter tidak seperti Facebook dan LinkedIn yang masih dapat dengan bebas bereksperimen tanpa dimintai pertanggungjawaban oleh Wall Street. Twitter TV terdengar menyenangkan, sepanjang konten sesuai dengan
standar kualitas.
READ MORE ~> Twitter Penyedia Jasa Layanan Konten TV Unik

Kamis, 26 Juli 2012

Kisah Hidup Sang Menteri Dahlan Iskan

"Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya." Kalimat itu ditulis oleh Dahlan Iskan sebagai pengantar sebuah novel yang diklaim oleh penulisnya Khrisna Pabihara sebagai diinspirasi oleh kisah hidup sang menteri.

Namun "Sepatu Dahlan", sebuah novel setebal 369 halaman dan 32 bab justru runtut bertutur mengenai perjuangan, kerja keras dan semangat pantang menyerah seorang anak miskin untuk mencapai masa depan yang jauh lebih baik dengan latar belakang peristiwa Gerakan 30 September PKI.

Sosok Dahlan kecil yang digambarkan oleh penulis dalam novel itu bukanlah orang yang pasrah terhadap keadaannya. Dahlan kecil dalam novel itu adalah seorang pejuang, pejuang bagi masa depannya tak peduli jalan berliku.

Dahlan, bocah miskin asal Kebon Dalem, Jawa Timur, berpeluh untuk mewujudkan mimpinya, yang semula sangat sederhana untuk ukuran sebagian besar anak Indonesia saat ini, yaitu sepasang sepatu dan sepeda.

Tapi dia tidak menyerah. Dari Kebon Dalem, kampung yang dilukiskan sebagai hanya memiliki enam buah gubuk yang letaknya saling berjauhan, Dahlan tekun menyusun langkah hingga akhirnya kini tertambat di salah satu kursi Kabinet Indonesia Bersatu II sebagai Menteri BUMN. Sebuah lompatan yang sangat mengagumkan jika merujuk pada novel "Sepatu Dahlan" yang menyebutkan bahwa nyaris seluruh lelaki dewasa di Kebon Dalem bekerja sebagai buruh atau kuli.

Walau, Dahlan kecil karena kondisi keluarganya yang berada di bawah garis kemiskinan juga terpaksa merasakan kerasnya hidup sebagai buruh. Setiap hari ia harus berjalan puluhan kilometer untuk bersekolah tanpa alas kaki.

Sepulang sekolah banyak pekerjaan yang harus dilakoninya demi sesuap tiwul, mulai dari "nguli nyeset", "nguli nandur" (menjual tenaga di sawah), sampai melatih tim voli anak-anak pengusaha tebu.

Berkat kerja kerasnya, Dahlan berhasil mengumpulkan uang untuk membeli sepeda secara mencicil dan kemudian dia bahkan mampu membeli dua pasang sepatu untuk dirinya dan adiknya. Sekalipun semua itu baru dapat diwujudkannya ketika ia duduk di kelas tiga SMA (Aliyah). Suatu jalan yang panjang untuk sepasang sepatu. Sepasang sepatu yang kemudian lebih banyak ditenteng oleh Dahlan karena ia merasa sayang menggunakannya.

"Takut rusak jadi sepatu ditenteng dan tetap nyeker (telanjang kaki) ke sekolah supaya sepatunya awet."

Namun Dahlan punya apologi untuk itu. Ia bukannya malas bekerja, ia menghabiskan waktu menjadi buruh di sawah berhari-hari dengan harapan dapat memperoleh upah untuk membeli sepatu namun ternyata setiap kali menerima upah setiap kali itu pula ada hal-hal lain yang lebih mendesak dibanding sepatu, misal beras, tepung singkong, cabai, gula atau minyak tanah.

"Mata berkunang-kunang, keringat bercucuran, lutut gemetaran, telinga mendenging...Siksaan akibat rasa lapar ini memang tak asing, tetapi masih saja berhasil mengusikku...Sungguh aku butuh tidur. Sejenak pun bolehlah, Supaya lapar ini terlupakan," tulis Khrisna guna menggambarkan kerasnya kehidupan Dahlan kecil untuk mencapai mimpinya yang "sederhana".

Lempar Sepatu
Dalam acara peluncuran novel "Sepatu Dahlan" di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (27/5), Dahlan kembali melakukan aksi "melempar". Tapi bukan kursi yang dia lempar namun sepatu yang ia pakai.

"Saya copot, lempar ke anda dan saya pakai buatan Indonesia," katanya. Pelemparan sepatu itu merupakan bentuk dari penolakannya terhadap sepatu buatan luar negeri.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa novel "Sepatu Dahlan" adalah satu bentuk teguran baginya selaku pejabat publik untuk tidak lagi menggunakan sepatu buatan luar negeri.

Setelah melempar sepatunya, Dahlan kemudian mengawali Gerakan Sepatu untuk Anak Indonesia dengan membagikan sekitar 1.000 sepatu untuk anak-anak Sekolah Dasar di seluruh sudut Jakarta.

Aksi "bagi-bagi" sepatu itu memperoleh rekor dari Museum Rekor Indonesia sebagai gerakan berbagi sepatu terbanyak karena ditargetkan akan memberikan lebih dari 3.600 pasang sepatu bagi anak-anak Indonesia.

Terkait novel yang disebut terinspirasi dari kisah hidupnya, Dahlan mengaku kaget saat pertama kali memperoleh informasi mengenai penulisan novel tersebut. Novel itu, katanya, juga membuat dia penasaran karena dia adalah seorang penikmat novel.

Namun ia memuji kepiawaian sang penulis yang mampu menghidupkan kisah hidupnya. Tetapi, Dahlan mengingatkan bahwa beberapa adegan dan tokoh yang terdapat dalam novel itu adalah fiktif walau semangatnya sama.

Novel "Sepatu Dahlan" adalah bagian pertama dari trilogi novel inspirasi Dahlan Iskan yang ditulis oleh Khrisna Pabichara dan diterbitkan oleh Noura Books. Dalam buku itu dikisahkan masa kecil Dahlan Iskan yang tumbuh besar dengan dua impian yaitu sepatu dan sepeda serta kisahnya dengan seorang gadis bernama Aisha.

Menurut Khrisna, Dahlan kecil yang hidup di bawah garis kemiskinan tidak tega menyampaikan impiannya kepada orang tuanya sehingga dia berusaha untuk mewujudkannya dengan usahanya sendiri. Setiap hari ia harus berjalan puluhan kilometer untuk bersekolah tanpa alas kaki. Sepulang sekolah banyak pekerjaan yang harus dilakoninya demi sesuap tiwul.

Buku itu juga menyebutkan bahwa di usia mudanya, Dahlan sudah banyak merasakan kehilangan, yang semua tertuang dalam catatan hariannya.

Namun sekalipun novel itu terinspirasi oleh kehidupan Dahlan, Khrisna menjelaskan bahwa sebagian tokoh dan kisah di dalam novel "Sepatu Dahlan" merupakan hasil imajinasinya.

Dalam acara peluncuran novel itu hadir juga sejumlah tokoh antara lain Ary Ginanjar Agustian, Tina Talisa, Putra Nababan dan Abdillah Toha, yang bergantian memberikan pandangannya atas novel itu.

"...setelah membaca buku ini, segalanya terkonfirmasi. Kesederhanaan, rendah hati dan kerja keras yang dibarengi keteguhan hati, bukanlah sekedar gebrakan," kata pembawa acara berita Putra Nababan.

Ia mengatakan bahwa novel "Sepatu Dahlan" membuatnya lebih banyak bersyukur atas segala karunia yang diterimanya dalam kehidupan sehari-hari.

"Pagi ini saya memakaikan sepatu kepada anak saya dan saya bersyukur. Saya bayangkan kalau saya dan anak saya mengalami seperti itu," katanya.

Sementara itu pembawa acara yang lain, Tina Talisa, mengatakan bahwa novel tersebut menginspirasinya untuk tidak pantang menyerah.

"Pada saat saya membaca saya menjadi sadar bahwa kalau kita mengeluh kita tidak akan mendapatkan apapun," katanya.

Sedangkan Ary Ginanjar menilai novel "Sepatu Dahlan" memiliki pesan besar yaitu agar pihak yang kaya bermanfaat dan pihak yang miskin bermartabat.

"Sepatu Dahlan adalah sebuah makna kebebasan. Sebuah makna dimana kita keluar dari segala hal birokrasi," katanya.

Novel "Sepatu Dahlan" menurut politisi Abdillah Toha akan diikuti oleh "Surat Dahlan" dan "Kursi Dahlan".

"Pak Dahlan mudah-mudahan menjadi inspirasi untuk bangsa Indonesia sekarang dan masa depan," katanya.

Tampaknya semua mengamini pandangan Dahlan Iskan yang diperjelasnya dalam bab 29, "hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya. Hukum alam. Maka sebagai orang miskin, aku tidak berharap terlalu muluk-muluk." Namun tentu saja tidak juga diam, menyerah pada keadaan.
READ MORE ~> Kisah Hidup Sang Menteri Dahlan Iskan

Minggu, 01 Juli 2012

Penilaian Publik Terhadap Polri

Meskipun lebih dari satu dasawarsa menjadi pilar penegakan hukum, tubuh Polri masih dinodai jelaga hitam. Publik menilai kinerja aparat kepolisian masih diwarnai oleh aroma suap yang kental. Kondisi tersebut, menurut publik, dipengaruhi oleh sistem penegakan hukum yang lemah di dalam institusi kepolisian.

Selama satu dasawarsa, penilaian publik terhadap citra positif kepolisian terus berubah. Jajak pendapat media merekam penilaian terburuk terhadap citra Polri diberikan publik pada masa-masa awal kemandirian Polri. Saat itu hanya 26,6 persen responden yang memberi penilaian positif terhadap citra Polri. Tahun 2009, proporsi publik yang menilai positif meningkat dan mencapai titik tertinggi. Ketika itu 57,1 persen responden menyatakan citra Polri positif. Berbagai prestasi diukir terutama perannya dalam mengungkap kasus terorisme.

Tahun ini, ketika usia Polri mencapai 66 tahun dan saat pengungkapan kasus terorisme juga mulai berkurang, penilaian terhadap citra positif Polri semakin turun. Hanya 46,1 persen responden jajak pendapat ini memberi nilai positif terhadap citra Polri. Proporsi yang lebih besar, yakni 49,3 persen, menyatakan citra Polri buruk. Mereka menilai, tubuh Polri telah dikotori oleh sikap dan perilaku aparat Polri yang mengingkari pedoman dasar pelaksanaan profesi polisi yang tercantum di dalam Tribrata Polri.

Aroma uang

Bila ditelisik lebih jauh, penilaian negatif terhadap citra Polri didorong oleh pengetahuan responden survei terhadap sepak terjang aparat kepolisian. Pengetahuan tersebut meliputi beberapa pernyataan terkait pelaksanaan tugas kepolisian sebagai penegak hukum dan penjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kapasitas sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, aparat kepolisian dinilai responden survei ini cukup sigap merespons panggilan masyarakat ketika terjadi tindak kejahatan. Satu dari tiga respon- den mengungkapkan hal itu. Namun, penilaian yang cenderung negatif dinyatakan respon- den terkait proses penindakan dan penegakan hukum.

Responden survei ini menilai bahwa berurusan dengan polisi berarti menghabiskan waktu lama karena urusan akan menjadi berbelit-belit. Satu dari tiga res- ponden menyatakan berurusan dengan polisi sama artinya dengan mengeluarkan uang ”tambahan”, selain yang resmi.

Lebih dari itu, sikap diskriminatif sering kali diterapkan oleh aparat kepolisian dalam menyelesaikan perkara hukum. Menurut satu dari tiga responden, aparat kepolisian cenderung enggan menindak pelaku kejahatan yang berkaitan dengan pejabat ataupun orang-orang berduit. Pola penyikapan seperti ini tak hanya didasari oleh pengetahuan tentang pelaksanaan profesi polisi, tetapi juga dilandasi realitas yang dialami responden sehari-hari.

Paling tidak, dalam setahun terakhir, sebagian besar respon- den pernah berurusan dengan polisi terkait pengurusan sejumlah hal. Di antaranya pengurusan surat keterangan kehilangan dan kelakuan baik, pengurusan surat kendaraan bermotor, baik berupa surat izin mengemudi (SIM) ataupun surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta pengurusan perkara hukum.

Di antara mereka yang pernah berhubungan dengan polisi, rata-rata separuh responden memberikan insentif tambahan berupa uang kepada polisi, baik diminta maupun atas inisiatif responden. Satu dari tiga responden mengakui pernah memberikan uang karena diminta aparat terutama untuk pengurusan SIM atau STNK serta perkara hukum terkait lalu lintas atau tindak kriminal.

Praktik yang kental dengan aroma uang ini disadari oleh responden sebagai akibat dari sistem yang lemah di dalam tubuh kepolisian. Alih-alih memperkeras penegakan hukum di dalam institusinya, Polri justru dinilai lemah dalam menegakkan etika profesi bagi aparatnya. Tiga perempat responden menyatakan sistem di kepolisian yang lemah menjadi faktor penentu buruknya kinerja mereka.

Terdapat 46,6 persen respon- den survei yang menyatakan penegakan hukum yang lemah memberi kontribusi terhadap buruknya kinerja kepolisian. Adapun 28,9 persen menyebutkan faktor kepemimpinan Polri yang lemah dalam menegakkan etika profesi mereka. Hal itu berarti faktor kesejahteraan polisi dinilai responden tidak serta-merta menentukan baik buruknya kinerja mereka.

Terkait sistem penegakan hukum di dalam tubuh Polri, masih lekat di dalam ingatan masyarakat tentang kasus ”17 rekening gendut” sejumlah petinggi Polri yang diungkap media massa. Hingga saat ini belum terdengar kelanjutan langkah dari temuan tersebut.

Meskipun beberapa aspek masih negatif, ada satu aspek yang masih mendapat respons positif. Ketika ada kejahatan, polisi segera datang saat dihubungi. Inilah satu-satunya modal positif polisi. Mayoritas (62 persen) responden mengungkapkan apresiasi positif ini.
READ MORE ~> Penilaian Publik Terhadap Polri

Jumat, 29 Juni 2012

Mahkamah Agung Venezuela

Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan penyitaan aset satu-satunya stasiun televisi Venezuela yang berada di pihak oposisi terhadap Presiden Hugo Chavez. Total aset yang disita ditaksir berjumlah US$5,7 juta atau sekitar Rp53,8 miliar.

Aset milik Globovision, nama stasiun televisi khusus berita itu, disita lantaran tidak mampu membayar denda sebesar US$2,1 miliar atau Rp19,8 miliar yang ditetapkan Chavez. Liputan stasiun televisi ini tentang kerusuhan di penjara El Rodeo, Caracas, pada Juni 2011 menjadi penyebab denda dijatuhkan.

"Laporan tersebut memicu kebencian dan intoleransi yang bersifat politis," kata pengatur media Venezuela, Conatel, diberitakan BBC Jumat, 29 Juni 2012. Globovision balik menuduh penyitaan aset mereka sebagai intimidasi politik jelang Pemilu Presiden Venezuela pada Oktober mendatang. Mereka pun harus bersiap kehilangan lebih banyak lagi seiring dengan mulai berjalannya masa kampanye.

Sejak Chavez menjabat sebagai presiden pada tahun 1999, hampir seluruh kanal media Venezuela dikuasai negara. Pemerintah kerap menuding perusahaan media swasta menggunakan pengaruh mereka untuk menggulingkan pemerintahan. Akibatnya, media swasta yang menolak menyiarkan konten yang mendukung pemerintah pun satu persatu tidak diperkenankan siaran.
READ MORE ~> Mahkamah Agung Venezuela

Kamis, 28 Juni 2012

Kritik Penetapan Capres Partai Golkar

Banyak orang mengkritik penetapan capres Partai Golkar yang dinilai terlalu dini. Namun Partai Golkar memiliki alasan sendiri mengenai hal itu. Penetapan capres yang ditentukan setelah Pemilu, saya anggap sangat terlambat karena tidak ada waktu untuk mengatur strategi, sebaik apapun itu," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie saat memberikan pidato pengarahan dan membuka Rapimnas III Partai Golkar, di Hotel Aston, Bogor, Jumat 29 Juni 2012.

Terlambat, kata Aburizal karena jarak antara pileg dan pilpres terlalu dekat. Sehingga tidak ada waktu bagi untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Selain itu Ical, sapaan Aburizal, juga mengatakan masalah soliditas internal juga menjadi ganjalan. "Memudarnya semangat dan soliditas partai karena banyak skenario politik yang ada," kata Ical.

Situasi itu kemudian menyebabkan proses politik yang terjadi tidak produktif, karena terbelenggu skenario politik dan sebagainya. Kegiatan yang harusnya produktif menjadi kontraproduktif. Ical menginginkan hal ini tidak terulang kembali nanti.

Kita tidak ingin konsentrasi kita terganggu, kita tidak ingin soliditas kita terganggu, dan kita tidak ingin telat memutuskan capres," kata Aburizal. Dengan ditetapkannya capres saat ini, kata Ical, ada sekitar 18 bulan yang dimiliki Partai Golkar sebelum pilpres. "Tidak panjang dan tidak pendek untuk persiapan memenangkan pilpres 2014," ujarnya.
READ MORE ~> Kritik Penetapan Capres Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai polemik Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DI Yogyakarta harus segera dituntaskan. Hal ini untuk menghindari munculnya isu liar mengenai aturan hukum tersebut.

Kalau RUUK ini tidak selesai, bisa-bisa politiknya berkembang ke mana-mana," kata Anas Urbaningrum usai mengikuti acara Pengajian "Isra Miraj" Fraksi Partai Partai Demokrat DPR RI di Mesjid Al-Amin Kompleks DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 28 Juni 2012.

Anas yakin, perdebatan panjang mengenai keberadaan RUU Keistimewaan DI Yogyakarta ini tak ada kaitannya dengan upaya menjegal Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi calon wakil presiden.

Selama ini, solusi penetapan bagi Yogyakarta bukanlah menggunakan pertimbangan politik. Apalagi jika sampai pada pemikiran bahwa RUU tersebut merupakan pertimbangan personal Demokrat.

Bagi Partai Demokrat, RUU Keistimewaan DI Yogyakarta tersebut menjadi penting disahkan mengingat jabatan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur Yogyakarta, akan segera berakhir Oktober tahun ini.

Oktober nanti masa jabatan Sultan sudah selesai. Karena itu ada urgensi agar RUUK DIY bisa tuntas. Dibutuhkan payung hukum berupa UU yang memadai yang bisa mendasari keistimewaan Yogyakarta," kata Anas.

Dengan pembahasan RUU Keistimewaan DI Yoyakarta yang dianggap sudah cukup lama, yakni sejak 2008, Partai Demokrat menilai perlunya ada terobosan besar. Bagi partai pendukung pemerintah ini, penetapan keistimewaan bisa menjadi salah satunya. Substansinya hadirnya UU yang memberikan dasar kuat bagi Yogyakarta untuk jadi bagian NKRI. Kalau solusinya itu penetapan," ucapnya.
READ MORE ~> Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Minggu, 17 Juni 2012

Roy Hodgson cemas Karena Theo Walcott Cedera

Pelatih timnas Inggris Roy Hodgson sedang cemas. Pasalnya, pahlawan mereka di pertandingan melawan Swedia di Piala Eropa 2012, Theo Walcott diragukan untuk tampil melawan Ukraina di partai penentuan Grup D, Selasa 19 Juni 2012.

"Sayangnya, dia mengeluh kesakitan saat melakukan latihan. Ia mengalami cedera hamstring yang membuatnya absen hampir sepanjang musim lalu dan kami agak khawatir ketika itu terjadi," ujar Hodgson dilansir BBC.

Meski cederanya tak terlalu parah, Hodgson masih menunggu keputusan dari tim medis The Three Lions apakah Walcott bisa dimainkan sejak menit awal melawan Ukraina.

"Kami beruntung cederanya tidak begitu parah tapi kami harus melakukan tindakan pencegahan karena ia merasakan tegang di otot kakinya"

"Saya masih menantikan keputusan staf medis. Saya tak mau memainkannya dari awal lalu dan ia harus keluar lima menit kemudian karena cedera. Itu jelas sangat merugikan," ucapnya.

Walcott membuat penampilan perdananya di turnamen internasional pada pekan lalu. Meski baru dimainkan pada menit 60, tapi ia memberikan perubahan bagi Inggris dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist dalam kemenangan 3-2 atas Swedia.
READ MORE ~> Roy Hodgson cemas Karena Theo Walcott Cedera

Sabtu, 02 Juni 2012

kasus Dugaan Suap Satuan Narkoba Polrestabes Makassar

Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus melakukan pemantauan atas penyidikan kasus dugaan suap Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dari bandar narkoba yang ditangkap, namun tidak ditahan setelah membayar sebesar Rp 100 juta. Pemantauan ini diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Pol Chevy Ahmad Sopari kepada media.

Menurutnya, meski penyidikan kasus dugaan suap ini dilakukan Propam dan Paminal Polrestabes Makassar, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mengungkap permainan anggotanya yang merusak citra kepolisian.

"Biarkan dulu diselidiki oleh Propam dan Paminal Polrestabes Makassar. Jelasnya, penyidik terus berupaya mengungkap fakta kasus dugaan suap tersebut. Kalau memang terbukti bersalah, oknum polisi yang menerima suap langsung diproses dan terancam dipecat karena melanggar kode etik kepolisian, disiplin dan melakukan tindak pidana," terang mantan Kepala Kepolisian Polres Takalar ini.

Saat ini, lanjut Chevy, penyidik dari Propam dan Paminal sudah memeriksa beberapa anggota, terutama tersangka narkoba, Ester alias Ciko yang kini telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar. Selain itu juga, penyidik mencari bukti-bukti otentik serta mencari keberadaan bandar narkoba atas nama Roy yang katanya dilepaskan setelah membayar secara tunai ke polisi.

Sebelumnya telah diberitakan Kompas.com, tersangka narkoba, Ester alias Ciko yang kini ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Makassar, mengungkapkan kepada wartawan soal suap pengedar narkoba, Andre dan Roy sebesar Rp 100 juta sehingga keduanya tidak diringkus oleh Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. Ciko akhirnya bersuara dari dalam Rutan, karena polisi tidak menepati janjinya akan melepaskan dirinya. Ester diringkus polisi pada 10 Mei lalu dengan barang bukti 10 butir ekstasi, dalam operasi yang dipimpin AKP Sumijur dan diperiksa oleh AKP Jhon To Soo.
READ MORE ~> kasus Dugaan Suap Satuan Narkoba Polrestabes Makassar

Rabu, 30 Mei 2012

Kasus Video Mirip Anggota Dewan

Badan Kehormatan DPR akan segera mengambil keputusan soal kasus video porno yang pelakunya mirip dengan salah satu anggota dewan. Keputusan final BK DPR itu akan diambil besok Kamis, 31 Mei 2012, setelah mereka mendengar penjelasan dan analisis dari sejumlah pakar teknologi informasi. Namun, bukan berarti pengambilan keputusan yang dilakukan BK bakal mulus.

Pasalnya Ketua BK DPR Muhammad Prakosa mengaku, BK mengalami kesulitan karena beberapa ahli IT yang diminta menganalisis video porno tersebut memberikan penjelasan yang berbeda-beda. Itu akan kami rapatkan segera. Mudah-mudahan besok sudah ada keputusan tentang tindak lanjut kasus ini, ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 30 Mei 2012.

Meski demikian BK belum berencana memanggil anggota DPR yang wajahnya mirip dengan pelaku video porno itu karena adanya perbedaan pandangan ahli. Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat misalnya menyatakan video porno mirip anggota DPR itu adalah asli, tanpa rekayasa, dan diduga kuat pemeran perempuannya adalah anggota Fraksi PDIP berinisial KMN seperti yangs selama ini diisukan.

Sebaliknya pakar teknologi informasi Ruby Alamsyah berpendapat, video porno itu bukan diperankan oleh anggota DPR yang disangkakan selama ini meski ada kemiripan di antara mereka. Sepintas memang mirip. Makanya untuk menggiring persepsi orang yang melihat video itu, pelaku sengaja hanya menampilkan foto KMN, kata Ruby.

Lebih lanjut iamenyatakan, tingkat kemiripan pemain video porno itu dengan anggota DPR berinisial KMN hanya di bawah 50 persen, khususnya dari segi fisik seperti tinggi badan, bentuk tubuh, sampai ciri-ciri wajah. Pemeran perempuan, simpul Ruby, jauh berbeda dengan KMN.
READ MORE ~> Kasus Video Mirip Anggota Dewan

Selasa, 29 Mei 2012

Laporan Yang Paling Sering Terjadi

Mapolsekta Percut Sei Tuan kembali menerima laporan yang paling sering terjadi di wilayah kerjanya, yaitu pencurian sepeda motor di parkiran masjid.

Kali ini korbannya adalah Abdi (25) warga Jalan Pasar 5 Marelan, Kecamatan Medan Labuhan, yang kehilangan sepeda motor jenis Honda Supra bernopol BK 5944 AC.

"Laporannya sudah kita terima, saat ini kasusnya masih lidik," kata Kanit Serse Percut Sei Tuan AKP Faidir Chaniago, Selasa (29/5/2012).

Informasi di kepolisian menyebutkan, saat kejadian, Abdi yang sehari-hari bekerja sebagai marketing sebuah perusahaan baru saja mengantarkan pesanan pelanggan di Jalan Pancing Medan.

Dalam perjalanan pulang, ia tiba-tiba kebelet buang air kecil dan singgah sebentar ke Masjid AS Solihin di Jalan Pancing Ujung, Kecamatan Medan Tembung.

Dengan buru-buru, korban masuk ke kamar kecil masjid sambil tak lupa mengunci stang sepeda motornya. Selang 10 menit kemudian dia keluar menuju parkiran.

Apa mau dikata, sepeda motornya sudah raib dilarikan maling. Dugaan sementara, sepeda motornya sudah diincar saat korban masuk ke kamar mandi.

Abdi yang kelimpungan berusaha mencari sepeda motornya kesana kemari, tapi sayang meski sudah hampir seluruh jemaah yang ditanya tak satupun yang melihat sepeda motornya.

Abdi pun melaporkan kasusnya ke polisi.
READ MORE ~> Laporan Yang Paling Sering Terjadi

Senin, 28 Mei 2012

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, mengungkapkan partainya sampai saat ini belum mengusulkan nama-nama kandidat yang akan maju menjadi Capres 2014. Urusan capres, ada di tangan Majelis Syuro yang beranggota 99 orang.

Itu nanti dibawa dulu ke Majelis Syuro, kata mantan Presiden PKS itu di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 28 Mei 2012. Meski demikian, Tifatul mengaku setuju jika kandidat capres yang maju berasal dari anak muda dan harus berani. Hal itu diperlukan untuk penyegaran.

Saya sudah mengusulkan itu. Harus ada penyegaran jangan L4, lu lagi lu lagi. Orang tua jangan menghalangi. Kalau saya ditanya Majelis Syuro saya usul yang muda, kata Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

Saat ini, meski Pemilihan Presiden masih dua tahun lagi, sejumlah partai sudah bicara calon presiden. Partai Golkar bahkan akan mengukuhkan ketua umumnya, Aburizal Bakrie, sebagai calon Presiden. Sementara Partai Demokrat juga sudah bicara 10 calon presiden.
READ MORE ~> Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring

Selasa, 22 Mei 2012

Instruksi Presiden nomor 10 Tahun 2011

Instruksi Presiden (Inpres) nomor 10 Tahun 2011 tentang Penundaan Izin Baru di Hutan Primer dan Lahan Gambut dan kebijakan moratorium pembalakan hutan Aceh hanya jadi macan ompong. Tak ada implementasi nyata atas dua kebijakan kehutanan itu. Kenyataannya, izin baru pembukaan hutan terus berlangsung, demikian pula penebangan hutan di Aceh. Pelaku penebangan pun tak ditindak.

"Dua kebijakan itu hanya tersimpan rapi di komputer jinjing atau laptop pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh. Belum terimplementasi dengan baik di lapangan," ujar Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh, TM Zulfikar, Selasa (22/5/2012).

Setahun yang lalu, lanjut Zulfikar, pada 20 Mei 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menandatangani kebijakan penting di sektor kehutanan, yakni Inpres 10 Tahun 2011, tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan PenyempurnaanTata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut. Kebijakan ini tentu saja sebuah langkah baik dan sepatutnya diberikan apresiasi sebagai sebuah usaha dalam rangka penyelamatan hutan di Indonesia.

Sebelum inpres tersebut keluar, Pemerintah Aceh telah lebih dulu mengeluarkan kebijakan moratorium pembalakan hutan pada Juni 2007, melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nanggroe Aceh Darussalam No. 05/INSTR/2007, tentang Penghentian Sementara Penebangan Hutan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (saat ini Provinsi Aceh).

Semestinya, dua kebijakan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menyusun kembali strategi pengelolaan hutan Aceh melalui penataan ulang atau redesain, penanaman kembali hutan atau reforestasi, dan menekan laju kerusakan hutan atau reduksi deforestasi, atau dikenal dengan singkatan konsep 3R. Konsep ini diharapkan dapat mewujudkan cita-cita hutan lestari rakyat Aceh sejahtera.

Jeda tebang hutan adalah pembekuan atau penghentian sementara seluruh aktivitas penebangan kayu skala kecil dan besar (skala industri) untuk sementara waktu sampai sebuah kondisi yang diinginkan tercapai. Lama atau masa diberlakukannya moratorium tersebut ditentukan kurang lebih 15-20 tahun.

"Dua hal penting yang menjadi pertimbangan diberlakukannya kebijakan jeda atau moratorium tebang di Aceh adalah bahwa di Aceh terjadi berbagai musibah seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan satwa liar, yang antara lain disebabkan oleh adanya kerusakan hutan yang tidak terkendali, serta adanya semangat untuk mengembalikan fungsi-fungsi hutan, dan untuk menata kembali strategi pembangunan hutan Aceh. Kebijakan moratorium yang dideklarasikan oleh Pemerintah Aceh tersebut seharusnya mengikat para pemegang," kata Zulfikar.

Konsesi penebangan, seperti hak penguasaan hutan (HPH) dan hutan tanaman industri (HTI), serta usaha dan kegiatan lainnya yang memiliki implikasi terhadap penebangan hutan, semestinya dihentikan. Kebijakan moratorium tebang jugs telah memandatkan kepada instansi di bawah lingkup Pemerintah Aceh memastikan bahwa moratorium ini terlaksana di lapangan.

Namun kehadiran dua kebijakan itu tak serta mertabmengatasi persoalan yang sejak lama ada ada di sektor kehutanan baik di Indonesia maupun di Aceh. Masalah-masalah tersebut di antaranya masalah korupsi, penegakan hukum yang lemah, penebangan liar, pembakaran hutan, konversi lahan menjadi perkebunan dan tambang, ekspansi yang tidak bertanggungjawab di lahan hutan dan rawa gambut, serta konflik antara manusia dengan satwa liar hingga konflik antara masyarakat adat dengan pihak pengusaha yang dilindungi oleh penguasa, dan berbagai persoalan lainnya yang semakin hari semakin rumit dan karut marut.

"Kebijakan Moratorium penebangan hutan di Aceh lebih kurang 5 tahun yang lalu hingga sekarang, ternyata masih belum mampu menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan. Catatan Walhi Aceh, jika pada tahun 2006 kerusakan hutan di Aceh masih sekitar 20.000 hektar hingga 21.000 hektar per tahun, pada akhir tahun 2010 kerusakan hutan di Aceh justru bertambah hingga mencapai 23.000 hektar hingga 40.000 hektar per tahun," ungkap dia.
READ MORE ~> Instruksi Presiden nomor 10 Tahun 2011

Kamis, 10 Mei 2012

SBY Mendatangi keluarga korban Pesawat di Halim

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendatangi keluarga korban di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Jumat (11/5/2012) pagi. Di dalam pertemuan itu, Presiden SBY juga meminta agar tidak ada kesimpangsiuran informasi soal kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

Saya meminta Pak Daryatmo (Kepala Basarnas) dan pejabat memberikan penjelasan, jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Itu tidak baik. Tuhan tidak suka," ungkap Presiden SBY, Jumat, di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Keluarga pun diimbau tidak memercayai informasi yang belum pasti. "Pihak keluarga sekali lagi untuk mendengar informasi yang benar. Media menginform kondisi sebenarnya di lapangan dan seobjektif mungkin," ujarnya.

Presiden SBY mengatakan, sejak kabar hilangnya pesawat Sukhoi didapat, seluruh elemen langsung melakukan berbagai upaya dengan dipimpin Basarnas. Awalnya, tim Basarnas bergerak mencari keberadaan pesawat tersebut. Setelah ditemukan, langkah selanjutnya adalah dengan mendatangi lokasi pesawat tersebut.

"Upaya awal, seperti mengerahkan heli menghadapi cuaca buruk, sehingga tidak langsung tembus, tapi tidak menyerah dengan menggunakan darat, untuk mengetahui di mana tempat jatuhnya," ujar Presiden. Hingga kini, lanjutnya, proses pencarian terus dilakukan tim di lapangan. "Kami dorong upaya SAR lakukan pencarian dan penyelamatan, sambil memohon Tuhan yang terbaik," kata Presiden.
READ MORE ~> SBY Mendatangi keluarga korban Pesawat di Halim

Rabu, 09 Mei 2012

SBY Mengikuti Pencarian Sukhoi Superjet 100

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengikuti dari dekat upaya pencarian Sukhoi Superjet 100 sejak pesawat buatan Rusia dilaporkan menghilang, Rabu (9/5/2012). Laporan diterima Kepala Negara dari Kementerian Perhubungan yang berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional.

"Komunikasi tetap berjalan," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada Kompas.com di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/5/2012).

Presiden sendiri dijadwalkan akan memberikan pernyataan resmi terkait hilangnya pesawat berpenumpang sekitar 50 orang tersebut di Halim pada pukul 09.00.

Saat ini, tim gabungan pencarian pesawat Sukhoi yang terdiri dari kesatuan Brimob Polda Jabar, Polres Bogor, Yon 315, Yon Kopassus , Kodim , Lanud ATS, PMI , BPBD, Tagana, dan RAPI berencana menyisir kawasan Gunung Salak dari sebelah utara.

Tim yang dibagi menjadi 30 kelompok akan menyisir 30 titik di sekitar Kawah Ratu. Penyisiran diperkirakan berlangsung tiga jam.
READ MORE ~> SBY Mengikuti Pencarian Sukhoi Superjet 100

Selasa, 08 Mei 2012

Pendapat Syahganda Nainggolan

Dalam sejarah keberadaan perguruan tinggi di TANAH AIR, tak ada satu pun yang mengajarkan mahasiswanya untuk melakukan korupsi. Praktik korupsi yang terjadi dalam lingkungan pemerintahan atau melibatkan pejabat pemangku negara, justru disebabkan oleh sistem bernegara yang amburadul dan lemahnya penegakan hukum.

Demikian dikemukakan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, di Jakarta, Selasa (8/5/2012) petang, menanggapi pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie terkait perilaku korupsi yang dilakukan oleh berbagai alumni perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung.

Ia mengaatakan, penilaian Marzuki Alie terlalu menyederhanakan masalah, karena jauh dari hakikat persoalan. Ia bahkan mempertanyakan, kenapa tidak dikatakan korupsi bisa dilakukan pula oleh alumni lembaga pendidikan agama atau keturunan para pemuka agama.

Syahganda juga menjelaskan, akibat krisis moral yang menyandera elit bangsa dan para pemimpin yang tak mengutamakan keteladanan untuk hidup jujur serta sederhana, menjadikan perbuatan korupsi semakin merajarela hampir di semua tempat dan aspeknya.

"Korupsi itu utamanya terjadi, karena sistem penyelenggaraan negara atau pemerintahan yang tidak efisien, transparan, serta akuntabel. Termasuk ada kelemahan mendasar cara memaknai amanah kekuasaan yang diberikan rakyat, untuk menjalankan kadiah bernegara dan prinsip berpemerintahan bersih," ucap mantan aktivis ITB, yang kini mahasiswa program doktoral ilmu kesejahteraan sosial di Universitas Indonesia itu.

Kelemahan itu, lanjutnya, ternyata diperparah dengan tidak adanya kepastian penegakan hukum, termasuk merosotnya moral di kalangan elit yang sekedar berorientasi pada kepentingan diri sendiri serta kelompoknya.

Kenyataan itu tidak saja merupakan bentuk pengkhianatan konstitusi, tetapi juga telah mempermalukan nurani berbagai elit mengingat nasib rakyat yang umumnya diliputi kesengsaraan.

"Apalagi, sejauh ini kehidupan elit dan pejabat kita banyak terjebak pada sikap hedonis-pragmatis, bermewah-mewah, kerap berpelesiran ke luar negeri, serta asal menjadi kaya raya tanpa peduli apakah caranya benar atau salah," ujar Syahganda, yang juga Dewan Pengarah Ikatan Alumni ITB Pusat.
READ MORE ~> Pendapat Syahganda Nainggolan

Minggu, 06 Mei 2012

Penghargaan Bagi Kuntoro Mangkusubroto

Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, yang akhir pekan lalu baru saja menerima penghargaan doktor kehormatan dari Northeastern University, di TD Garden, Boston, Masachussets, Amerika Serikat (AS), menganggap penghargaan itu sesuatu yang biasa saja dalam hidupnya.

Ia justru malah merendah saat ditanya. "Saya kira penilaian mereka itu terlalu tinggi terhadap saya," tandas Kuntoro dalam pesannya melalui blackberry messenger (BBM) kepada Kompas, Senin (7/5/2012) pagi ini.

Sebelumnya, Kuntoro diberi ucapan selamat setelah mendapat doktor kehormatan (honoris causa/HC) bersama lima orang lainnya yang semuanya adalah warganegara AS. Keenam orang tersebut dinilai berpretasi melakukan terobosan di bidang pelayanan sipil. Salah seorang di antaranya adalah mantan Menteri Luar Negeri AS Colin Powell.

Keberhasilan Kuntoro terutama saat memimpin Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh dan kepulauan Nias beberapa tahun lalu. Ia dianggap berhasil mengelola dana miliaran dollar AS yang berasal dari berbagai lembaga dan negara donor dan termasuk dari pemerintah Indonesia untuk memulihkan dan membangun kembali Aceh dan Kepulauan Nias pasca bencana tsunami, tanpa adanya penyimpangan.

Menurut Kuntoro, dirinya adalah orang yang biasa saja, yang bekerja dan mengabdi untuk bangsa, negara dan masyarakat. "Menjadi teman dari banyak orang, termasuk berteman dengan wartawan saja, itu sudah sangat menyenangkan buat saya," tambah Kuntoro. Penyerahan doctor kehormatan itu diberikan dalam sebuah upacara commencement ke-110 yang dipimpin Presiden Northeastern University Prof Joseph E Aoun.
READ MORE ~> Penghargaan Bagi Kuntoro Mangkusubroto

Kamis, 19 April 2012

Hainan Chicken Rice Menu Umum Di Singapura

Hainan Chicken Rice atau Chicken Rice memang menjadi menu yang sangat umum di Singapura. Bahkan kalau saya sedang bingung ingin makan apa, saya pasti memilih Hainan Chicken Rice. Begitu pula yang saya alami ketika sedang berada di Marina Bay, berhubung semua resto-resto disini mahal, maka saya pergi ke area food station yang bernama Rasa Pura. Di Rasa Pura harganya sangat terjangkau, dan banyak sekali pilihannya. Dan daripada bingung memilih-milih sedangkan perut sudah keroncongan, akhirnya pilihan saya pun jatuh lagi ke Chicken Rice.

Tapi ternyata Chicken Rice yang kali ini berbeda dari yang biasa saya makan, namanya adalah Sin Kee Chicken Rice. Malam itu memang sudah sangat larut, sekitar jam 22.30, jadi daging ayamnya pun hanya tersisa bagian dada sayap. Ya, sudahlah tidak apa-apa. Seporsi kurang lebih sekitar 6 dollar Singapura, tidak terlalu mahal kan?

Hanya menunggu sekitar 2 menit, makanan saya pun sudah siap. Aromanya sangat harum lho, kuahnya mengepul-ngepul..., duh enak banget rasanya di perut, hangat. Kali ini memang chicken rice-nya agak berbeda, karena daging ayamnya disajikan terpisah tidak dicampur di nasi. Ayamnya disajikan dengan kuah berwarna kecoklatan yang rasanya agak asin dan gurih. Uenakkkk lho... lebih mantap dari yang biasanya saya santap di food court lainnya. Kuahnya membuat rasa daging ayamnya terasa lebih lezat, dan lebih terasa gurih. Nasinya pun sangat lembut, gurih dan wangi. Pantas saja dijuluki Famous Chicken Rice.

Nah kalau teman saya lebih memilih nasi padang karena penasaran dengan rasa nasi padang ala Singapura. Lauknya banyak banget, ditata berjajar di display. Dan ternyata rasanya ya lumayan saja, pastinya tidak seenak nasi padang di Jakarta. Rasa bumbu rendangnya sih cukup mirip sama di Indonesia, tapi tetap tidak semantap di negeri sendiri.

Sedangkan lauk-lauk yang lainnya lebih mirip lauk ala Chinese Food he-he... Tapi oke lah untuk memenuhi rasa kangen terhadap makanan Indonesia. Harganya pun cukup terjangkau. Jadi kalau Anda ke Marina Bay, tidak perlu bingung mencari makan, datang saja ke Food Court Rasa Pura. Banyak pilihan disini dengan harga yang cukup terjangkau.
READ MORE ~> Hainan Chicken Rice Menu Umum Di Singapura

Minggu, 15 April 2012

Jalan Pintas Demi Mendapatkan Nilai Tinggi

Meski bukan lagi satu-satunnya penentu kelulusan, ujian nasional (UN) masih jadi momok bagi para siswa. Bahkan ada yang menempuh jalan pintas demi mendapatkan nilai tinggi: menyontek.

Hari ini, sebanyak 119.00 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA di DKI Jakarta akan melaksanakan ujian nasional. Untuk mengantisipasi adanya kecurangan, Dinas Pendidikan Pemrov DKI Jakarta telah mengeluarkan sejumlah "jurus".

Yang pertama, dengan membatasi jumlah peserta UN tiap kelasnya. ""Peserta dibatasi paling banyak 20 murid, dengan jumlah pengawas dua orang," kata Kepala Dinas Pemprov DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto di Jakarta, 15 April 2012.

Soal yang diterima masing-masing murid tidak sama. Ada lima jenis variasi soal berbeda yang dibagikan, untuk satu mata pelajaran. "Jadi peserta akan sulit untk mencontek karena soalnya berbeda," tambah dia.

Walau dalam satu mata pelajaran ada lima variasi soal, namun Taufik meyakinkan bahwa semuanya mempunyai tingkat kesulitan yang sama. "Ada kisi-kisinya juga, misalnya ada soal 1+1 (satu tambah satu) bisa diganti 3-1 (tiga kurang satu), seperti sepertiga soal mudah, lalu sepertiga soal tingkat kesulitannya sedang, dan sepertiganya lagi sulit", kata Taufik.

Taufik juga mengatakan, Untuk keamanan dan menantisipasi adanya kebocoran soal, pihaknya telah bekerjasama dengan keplisian dalam mengantar dan mengawal soal ujian dari tempat pencetakan soal di Kudus sampai ke Jakarta

"Distribusi soal ujian yang dicetak di Kudus sampai di Jakarta ke gudang wilayah di lima wilayah kota dijaga oleh Polisi, jadi distribusi soal sampai selama UN berlangsung kerahasiaan soal ujian akan tetap dijaga," kata Taufik.

Taufik juga mengatakan, Soal ujian yang telah siap tersebut, akan di antarkan dari gudang wilayah di masing-masing kota pada pukul 05.00 sampai pukul 05.30. Diperkirakan soal ujian nasional akan sampai di masing- masing sekolah pada pukul 05.30. "Jam 08.00 peserta ujian masuk ke kelas masing - masing, jam 08.30 ujian dimulai," ujarnya.
READ MORE ~> Jalan Pintas Demi Mendapatkan Nilai Tinggi

Rabu, 11 April 2012

Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk

Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk menjadi nasabah pertama Bank Papua Cabang Pembantu Toraja Utara. Frederik membuka rekening di bank tersebut seusai pembukaan kantor bank ini di Kota Rantepao, kemarin. PT Bank Papua kembali melebarkan sayapnya dengan membuka cabang pembantu di daerah ini setelah sebelumnya membuka cabang di Kota Makassar. Grand opening bank tersebut digelar kemarin dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah. Frederik berharap keberadaan Bank Papua bisa memberikan konstribusi bagi perkembangan dan kemajuan daerah yang menjadi salah satu destinasi pariwisata di Sulsel itu.

“Saya berharap, Bank Papua bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah ini,”ujar dia seusai pembukaan. Dirut PT Bank Papua, Eddy R Sinulingga menyatakan, jumlah jaringan kantor PT Bank Papua saat ini 129 buah. Dengan rincian, 1kan torpusat,28 kantor cabang, 40 kantor cabang pembantu dan 59 kantor kas. Kantor cabang pembantu PT Bank Papua di Toraja Utara merupakan kantor cabang ke-129.

Sementara delivery channel Bank Papua sebanyak 241 buah. Dengan rincian, 160 ATM, 60 EDC, 1CDM,14kasda onlinedan 6 samsat online. Total aset Bank Papua hingga 31 Maret 2012 sebesar Rp14,3 triliun atau meningkat 113,49% dari Rp12,6 triliun pada bulan yang sama pada 2011 lalu. Menurutnya, keberadaan Bank Papua di Toraja Utara selain bertujuan memperkuat bisnis Bank Papua juga untuk mempererat persaudaraan di antara masyarakat Toraja dan Papua. Saat ini, banyak masyarakat Toraja dari berbagai profesi yang bermukim di hampir seluruh wilayah Papua. Bahkan ada, putra-putri Toraja yang saat ini menduduki jabatan strategis di jajaran pemprov hingga kabupaten/kota di Papua.
READ MORE ~> Wakil Bupati Tana Toraja Frederik Buntang Rombe Layuk

Selasa, 03 April 2012

Tahanan Melarikan Diri

Dua tahanan Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Mariso yang melarikan diri pada Kamis (29/3) lalu berhasil dibekuk aparat Kepolisian Resor Kota (Polres) Parepare, kemarin. Keduanya ditangkap di Kecamatan Bacukiki. “Kami berhasil menangkap tahanan Polsek Mariso yang kabur pekan lalu. Keduanya ditangkap di sebuah rumah saat sedang istirahat,” jelas Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Parepare, AKP Aska Mappe, kemarin. Menurutnya, penangkapan tersebut atas kordinasi dengan Polsekta Mariso yang menyatakan jika dua buruannya lari ke Kota Parepare.

Kedua tahanan berinisial MR, 19, dan S,21, sebelumnya berhasil kabur setelah memanfaatkan kelengahan petugas jaga dengan menjebol plafon ruang sel polsekta. Petugas jaga yang sedang menonton televisi baru mengetahui tahanannya kabur sekitar pukul 21.00 Wita. Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Chevy Ahmad Sopari membenarkan jika dua tahanan Polsekta Mariso berhasil ditangkap di Parepare.

“Merekatertangkap di Parepare berkat bantuan dari bagian Reskrim Polres Parepare,”katanya. Kemarin, keduanya langsung dibawa ke Makassar dan dijebloskan ke ruangan tahanan Polsekta Mariso. Diketahui, MR adalah warga Kabupaten Gowa dan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sementara itu,S merupakan warga Makassar. Dia ditahan lantaran melakukan pencurian.
READ MORE ~> Tahanan Melarikan Diri

Senin, 26 Maret 2012

Tawaran Kepada Provinsi Sumatera Selatan

Selain ditawarkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore tingkat ASEAN, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juga mendapat tawaran menjadi tuan rumah pelaksanaan The 4th Peace International Jambore pada Agustus 2013. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumsel Abdul Shobur mengatakan, tawaran tersebut disampaikan langsung Secretary General for International Union Muslim Scouts kepada Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Indonesia sebagai penyelenggara event melalui surat No: 0193-00-A. Shobur yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumsel menambahkan, surat tersebut menyatakan bahwa pengurus jambore pramuka negara Islam mempercayakan Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah penyelenggaraan jambore.

Kegiatan itu bakal diikuti 53 pramuka dari negara-negara Islam sedunia, dengan jumlah peserta mencapai 10.000 orang dan rencananya dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. “Kita sudah ditawarkan (tuan rumah jambore negara Islam), tapi belum kita putuskan karena masih dikonsultasikan dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan gubernur,” kata Shobur kemarin. Jika nantinya Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyetujui, pihaknya baru akan menyusun rencana pelaksanaan acara dimaksud. “JSC dipilih karena sangat luas wilayahnya, tempatnya juga strategis dan fasilitas lengkap. Jadi, kemungkinannya akan kita pusatkan di sana,”beber Shobur.

Menurut dia, kegiatan teknis dalam jambore tingkat negara Islam ini tidak berbeda dengan pelaksanaan jambore pramuka pada umumnya.Namun, selain kegiatan kepramukaan yang bersifat umum, akan ada juga kegiatan keislaman sesuai asal para peserta jambore dari negara-negara Islam sedunia. Sebelumnya Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, Pemprov Sumsel telah mencanangkan beberapa program terkait pelaksanaan kegiatan gerakan pramuka di Sumsel ini demi mengembangkan dan memasyarakatkan lagi gerakan pramuka di Bumi Sriwijaya.

“Saya berkeinginan kembali menggelar event besar tingkat internasional di Sumsel.Saya tegaskan, jangankan untuk Jambore ASEAN, tingkat Asia pun Sumsel siap,”ujar Alex. ”Di JSC kita masih memiliki lahan yang cukup menampung sekitar 10.000 orang.Apalagi di JSC sudah ada fasilitas olahraga bertaraf internasional. Jadi, peserta jambore dapat berkemah sekaligus melakukan olahraga di venues bertaraf internasional,”tukasnya.

Waka Binamuda dan Binawasa yang juga Ketua Harian Kwarda Sumsel Sulastro menambahkan, Jambore Dunia Negara Islam selain diisi kegiatan keislaman, juga kegiatan kepramukaan,seperti scouting skill, poinering, yang diperkirakan akan berlangsung selama sepekan. Menanggapi usulan sebelumnya yang meminta Sumsel menjadi tuan rumah Jambore ASEAN pada 2013, menurut Sulastro, Jambore ASEAN tersebut sudah dialihkan ke negara lain.
READ MORE ~> Tawaran Kepada Provinsi Sumatera Selatan

Minggu, 25 Maret 2012

2 Polisi Dikeroyok 6 Orang

Dua orang petugas polisi yang tengah berpatroli dikeroyok enam orang di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Bekasi, Minggu (25/3/2012). Belum diketahui motif pengeroyokan terebut, namun polisi menduga mereka adalah komplotan perampok yang akan menyatroni pabrik di lokasi tersebut.

Kapolsek Setu, Bekasi AKP Sumarwoto, Minggu, mengungkapkan, awalnya seorang warga yang merupakan Ketua RT setempat bernama Yono, baru kembali dari acara Maulid Nabi, dan melintasi tempat kejadian perkara (TKP), di RT 03/RW 03, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, tepatnya di tepi Jalan MT Haryono.

"Ketua RT, Yono habis dapat borongan sound system acara Maulid, mau balik ke arah rumahnya. Dia melintas TKP. Di sana ada salah satu warung mi bakso di pojokan. Saat melintas, ada kelompok orang dengan tiga sepeda motor parkir di situ," ujar Sumarwoto saat ditemui di RS Karya Medika I, Cibitung, Bekasi, Minggu malam.

Yono kemudian menghubungi seorang temannya bernama Tiwan, pemilik warung kopi. Saat itu, dua anggota polisi, Brigadir Jaka dan Brigadir Ery Sasongko sedang singgah di sana setelah berpatroli.

"Mereka segera merapat ke lokasi, dengan kendaraan patroli 4413-VII 10102. Mereka parkir pas di belokan. Karena yang bawa mobil Jaka, Eri memeriksa," katanya. Lokasi TKP, papar Sumarwoto, saat itu sepi dan gelap. Belum sempat memeriksa, dari belakang ada yang menyabet menggunakan sangkur. Eri kena sabet di mata, hanya lukanya tidak dalam, karena menghindar.

"Dari belakang, yang duduk cabut senjata, dua duduk di motor, empat duduk di warung. Eri kabur ke arah perkebunan, dia dikejar dua orang," jelas Kapolsek. Melihat rekannya dianiaya, Jaka keluar untuk menolong. Namun, baru keluar dari kendaraan, ia langsung ditabrak.

"Ia (Jaka) juga dibacok di kepalanya. Dalam keadaan terluka, ia cabut senjata, memberikan tembakan, bergumul dengan empat orang," beber Sumarwoto. Tembakan yang dilepaskan Jaka, tuturnya, mengenai seorang pelaku. Namun, ia diselamatkan teman sekomplotannya, dan kemudian melarikan diri.

"Satu motor ditinggal. Satu motor ditumpangi tiga orang, lari ke arah Cileungsi," terang Sumarwoto. Warga sekitar yang mencoba menangkap pelaku, malah ditodong dengan senjata api. Tak kuasa menghadapi ancaman, mereka serentak melarikan diri. Setelah pelaku melarikan diri, mereka segera membawa Jaka dan Eri untuk mendapatkan perawatan medis.
READ MORE ~> 2 Polisi Dikeroyok 6 Orang

Jumat, 23 Maret 2012

Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama

Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menilai, penyebab utama kegagalan pengelolaan Jakarta adalah tidak adanya transparansi pemerintah, bukan karena tidak adanya solusi atau tenaga ahli. Kami teruji selama kami jadi pejabat publik bahwa kami bersih. Kami bisa buktikan harta kami dengan gaya hidup kami dan pajak yang kami bayar itu sesuai

Di seluruh provinsi di Indonesia, peta solusi paling lengkap ada di Jakarta. Kenapa tidak berhasil? Bukan karena kurang tenaga ahlinya, tapi ngga ada orangnya yang jujur, yang berani bersih, yang berani transparan semua anggaran, dan profesional melayani," kata Ahok saat diskusi Sindo Radio "Jakarta Punya Cerita" di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (24/3/2012) .

Ahok memberi contoh masalah klise di Jakarta yakni kemacetan. Solusi yang ditawarkan para ahli sama, yakni memperbanyak transportasi massal seperti MRT dan busway. Namun, kata dia, mengapa selama delapan tahun Transjakarta berjalan, jumlah bus hanya sekitar 500 unit. Tahun 2012 hanya bertambah sekitar 100 unit.

"Di mana transparansi anggaran busway? Coba buka website DKI Jakarta. Kita tahu enggak berapa harga minuman gubernur? Ngga ada yang tahu. Itu yang penting," kata mantan politisi Partai Golkar itu. Ahok menambahkan, ia dan pasangannya, Joko Widodo alias Jokowi, telah membuktikan pengelolaan anggaran yang transparan. Seperti diketahui, Ahok pernah menjabat Bupati Belitung Timur. Adapun Jokowi masih menjabat Walikota Surakarta.

"Kami adalah orang yang pengalaman di kekuasaan. Kami teruji selama kami jadi pejabat publik bahwa kami bersih. Kami bisa buktikan harta kami dengan gaya hidup kami dan pajak yang kami bayar itu sesuai. Kami transparan. Semua tahu persis anggaran yang kami pakai berapa duit, kami pakai kemana," kata Ahok. Kami juga profesional melayani. Hampir semua orang punya nomor HP pribadi kami. Kami akan balas walaupun lama. Itu yang kami tawarkan," pungkas Ahok.
READ MORE ~> Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama

Rabu, 14 Maret 2012

Marzuki Alie Mengecam Aksi Oknum Mahasiswa

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie mengecam aksi oknum mahasiswa yang memecahkan foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Marzuki juga mengatakan, agar oknum mahasiswa itu ditindak secara hukum. Anarkis. Proses hukum saja. Mereka datang baik-baik kok, ketemu Pramono, setelah itu kurang ajar," kata Marzuki di Gedung DPR, Rabu 14 Maret 2012.

Marzuki menambahkan, pengrusakan dalam bentuk apapun tidak boleh dilakukan. Apalagi, kata dia jika dilakukan dalam gedung DPR. Meski bukan foto SBY yang dirusak, yang jelas ini gedung DPR. Apapun tidak boleh diganggu, siapapun, gambar siapapun, wartawan, tokoh misalnya, diturunkan, dirusak, tidak usah SBY lah, orang biasa juga," kata politisi Partai Demokrat ini.

Sebelumnya, para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat memprotes rencana pemerintah menaikkan harga BBM pada April nanti. Saat berunjuk rasa, beberapa mahasiswa memecahkan bingkai foto Presiden SBY yang terpasang di pilar-pilar lobi gedung Nusantara III. Bingkai foto itu berukuran besar, yaitu 1,2 x 2 meter.

Mahasiswa sudah berada di gedung DPR sejak tadi pagi. Mereka telah bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Pramono Anung dan menyampaikan aspirasinya. Tuntutan mereka antara lain, turunkan harga BBM, sembako dan Tarif Dasar Listrik, serta tangkap semua para koruptor. Sementara karena aksi itu, lima orang mahasiswa telah dibawa ke Polda Metro Jaya.
READ MORE ~> Marzuki Alie Mengecam Aksi Oknum Mahasiswa

Kamis, 08 Maret 2012

Warga Asing Terlibat Kasus Narkoba

Warga asing kembali berurusan dengan Pengadilan Negeri Denpasar karena terlibat kasus narkoba. Kali ini, Samuel Peter Koskinas (27), seorang Warga Negara Inggris, harus duduk di kursi pesakitan PN Denpasar, Kamis (8/3/2012), untuk menjalani sidang perdana kasus kepemilikan 5,26 gram narkoba jenis ganja.


Saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti berupa batang, daun, dan biji kering yang bercampur dengan tembakau di tutup tempat sampah. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nia Wayan Sinaryati membeberkan kronologis penangkapan terdakwa di depan ketua majelis hakim Amzer Simanjuntak. Dalam dakwaan JPU itu diketahui, Peter ditangkap polisi di rumahnya di Perum Griya Permata No 25, Kuta Selatan, Badung, pada 2 Januari 2012 lalu.

"Saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti berupa batang, daun, dan biji kering yang bercampur dengan tembakau di tutup tempat sampah," ujar JPU dalam persidangan. Kepada polisi, pria yang mengaku bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) itu mengatakan, dirinya membeli ganja seseorang di Gang Poppies, Kuta, dengan harga Rp 1 juta. Atas perbuatannya itu, JPU menjerat terdakwa dengan tiga pasal berlapis, yakni Pasal 113 ayat (1), 111 ayat (1), dan Pasal 127 ayat (1) Undang Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal yang akan dihadapi terdakwa adalah 15 tahun penjara.
READ MORE ~> Warga Asing Terlibat Kasus Narkoba

Minggu, 04 Maret 2012

Pemerintah Akan Mengambil Kebijakan

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengakui, dalam waktu dekat pemerintah akan mengambil kebijakan yang tidak mudah dan kurang manis, tetapi harus diambil. Bukan saja untuk menyelamatkan APBN dan ekonomi negara, tetapi juga untuk menjamin keadilan dan ketepatsasaran subsidi bahan bakar minyak.

Partai Demoktat sendiri telah menegaskan pada pemerintah bahwa ketika harga BBM naik maka rakyat yang terdampak langsung harus mendapat kompensasi yang adil melalui bantuan langsung tunai. Prinsipnya, sebagai partai pemerintah, posisi Partai Demokrat adalah mendukung dan menyangga pemerintah.

"Pemerintah akan memberikan lagi bantuan langsung tunai (BLT). Itu pasti dikritik, pasti banyak yang tidak setuju. Tapi, saya yakin kebijakan itu bermanfaat untuk masyarakat," kata Anas, Minggu (4/3/2012) malam, di Pelataran Sendratari Ramayana, Taman Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta.
READ MORE ~> Pemerintah Akan Mengambil Kebijakan

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menantang kader-kader partainya untuk berani menghadapi pihak-pihak yang berupaya menggulingkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Anas, demokrasi tidak boleh mati oleh ambisi-ambisi politik yang tidak berdasar pada aturan main konstitusi. Konstitusi harus ditegakkan dan keberkalaan kepemimpinan nasional harus dijamin.

"Apakah saudara-saudara berani menghadapi pihak-pihak yang akan menggulingkan pemerintahan? Anda berani apa tidak? Sanggup apa tidak?," kata Anas saat melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-DIY periode 2011-2016, Minggu (4/3/2012) malam, di Pelataran Sendratari Ramayana,Taman Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta.

Pertanyaan Anas ini menanggapi informasi dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto tentang munculnya tanda-tanda gerakan untuk menggulingkan pemerintahan salah satunya dengan pintu masuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Anas, seruan ini perlu disampaikan agar seluruh kader Partai Demokrat waspada dan cermat. Sebab, Partai Demokrat ingin berjalan pada landasan konstitusi dan regulasi demokrasi.

"Konstitusi harus ditegakkan dan keberkalaan kepemimpinan nasional harus dijamin agar demokrasi tidak mati di tengah jalan oleh ambisi-ambisi politik yang tidak berdasar pada aturan main konstitusi," paparnya.
READ MORE ~> Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

drh Gunadi Setyadarma

Ketua Asosiasi Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Indonesia (Ketua ADHPHKI) periode 2008-2012, drh Gunadi Setyadarma, Minggu (4/3/2012), terpilih kembali menjadi Ketua ADHPHKI periode 2012-2015. Untuk tiga tahun ke depan, ADHPHKI akan berfokus meningkatkan profesionalisme dokter hewan praktisi hewan kecil.

"Pak drh Gunadi juga akan meningkatkan kerja sama dengan dokter hewan luar negeri," kata drh Amir Mahmud, peserta Musyawarah Nasional ADHPHKI di Surabaya, Jawa Timur, dalam siaran pers kepada media, Minggu.

Drh Gunadi Setyadarma adalah dokter hewan alumnus Institut Pertanian Bogor tahun 1992. Drh Gunadi berpraktik di kawasan Kemang, Jakarta. "Munas ADHPHKI berikutnya akan digelar di Bali," tambah drh Amir Mahmud, yang berpraktik di Cibubur itu.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, hari Sabtu lalu, drh Gunadi menyampaikan beberapa pencapaian yang telah diraih selama masa kepengurusannya.
READ MORE ~> drh Gunadi Setyadarma

Berharap Tak Ada Pasal RUU Tentang Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ian Siagian, berharap tak ada pasal RUU tentang Pangan yang diuji materi di Mahkamah Konstitusi. Ian, yang juga anggota panitia khusus yang membahas soal RUU yang akan menggantikan UU Pangan Nomor 7 Tahun 1996 ini, memastikan bahwa Parlemen menyusun rancangan undang-undang tersebut demi kesejahteraan dan kedaulatan bangsa.

"Semua fraksi sepakat untuk membuat UU Pangan sesempurna mungkin," kata Ian pada diskusi di Jakarta, Minggu (4/3/2012). RUU Pangan memang menuai kritik karena ditengarai sangat liberal. Swasta yang tidak diatur berpotensi menjadi spekulan dan mematikan petani kecil.

Ekonom Didik J Rachbini sempat mengatakan, ada beberapa pasal bermasalah pada RUU yang mulai dibahas pada 2011 ini. Pertama, Pasal 15 yang menyebutkan bahwa sumber penyediaan pangan berasal dari produksi pangan dalam negeri, cadangan pangan dan impor, meskipun harus diutamakan produksi dan cadangan dalam negeri. Ini berarti peluang impor sejalan dengan usaha produksi dan cadangan pangan dalam negeri.

Selanjutnya, Pasal 20 dan 21 yang menyebutkan bahwa pemerintah dan/atau pusat wajib mengembangkan teknologi pangan, memfasilitasi pengembangan sarana dan prasarana produksi. Menurut Didik, pasal seperti ini lemah sehingga pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa saling tuding jika gagal menjalankan kewajiban menjaga ketersediaan dan keamanan pangan.

Kelemahan lainnya adalah Pasal 48, yang mengaitkan kebijakan produksi dan perdagangan pangan dengan kebijakan inflasi. Menurut Didik, jika kebijakan produksi dan perdagangan pangan dipakai untuk mengendalikan inflasi, kebijakan tersebut akan kehilangan kesempatan dan kekuatannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Padahal, menurut Didik, RUU Pangan tidak boleh menyandera hak petani demi kepentingan moneter. Terkait adanya pasal-pasal yang masih memicu perdebatan, Ian mengatakan, Parlemen terbuka akan diskusi.
READ MORE ~> Berharap Tak Ada Pasal RUU Tentang Pangan

Kasus Rekening Gendut

Kasus rekening gendut mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Dhana Widyatmika tak bisa dipandang hanya sebagai ekses dari reformasi birokrasi yang terus dijalankan pemerintah.

Diperlukan langkah besar untuk menerobosnya agar kasus Dhana tak terulang. Tanpa terobosan penanganan, kasus Dhana akan disusul dengan kasus-kasus baru lainnya. Sebab, kasus Gayus HP Tambunan ternyata bukan kasus terakhir, melainkan kasus awal sebelum munculnya kasus Dhana.

”Terobosan itu adalah dibongkarnya sampai tuntas kasus-kasus pegawai Ditjen Pajak lainnya agar tidak muncul kasus baru lainnya,” tandas Ketua Tim Independen Reformasi Birokrasi Erry Riyana Hardjapamekas, di Jakarta, Minggu (4/3/2012).

Menurut Erry, pemerintah juga harus menindak tegas kasus Dhana, Gayus, dan kasus-kasus lainnya agar ada kata jera dari para pelakunya.

”Dibongkarnya kasus itu dengan tuntas dan dilakukan penindakan yang tegas agar jangan sampai ada persepsi dan kekhawatiran dari para wajib pajak lainnya percuma saja mereka bayar pajak kalau pajaknya dimainkan seperti oleh Gayus maupun oleh Dhana,” demikian Erry.
READ MORE ~> Kasus Rekening Gendut

Sabtu, 03 Maret 2012

keputusan Mengenai Empat Materi Krusial

DPP Partai Golkar akhirnya menyerahkan keputusan mengenai empat materi krusial dalam Rancangan Undang-Undang perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD kepada fraksi.

"Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan hari ini bahwa keputusan tentang RUU Pemilu diserahkan sepenuhnya kepada ketua fraksi untuk memutuskan pasal-pasal krusial," kata anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, Sabtu (3/3/2012) di Jakarta.

Hingga saat ini, empat materi krusial dalam RUU Pemilu belum juga disepakati. Empat materi krusial itu adalah sistem pemilu, ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, alokasi kursi daerah pemilihan (dapil), dan metode penghitungan suara. Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu memang sudah menyepakati penghitungan suara habis di dapil. Namun, metode yang akan digunakan untuk menghitung atau mengonversi suara menjadi kursi belum disepakati.

Fraksi Partai Golkar mengusulkan penggunaan sistem proporsional terbuka dengan ambang batas parlemen 5 persen. Adapun alokasi kursi DPR diusulkan 3-6 kursi per dapil. Dengan penyerahan pembahasan empat materi krusial kepada fraksi berarti ada peluang untuk berkompromi. "Usulan kami masih tetap, tetapi terbuka ruang untuk kompromi," ujar Nurul.

Selain itu, menurut Nurul, Aburizal juga memberi arahan bahwa voting di paripurna bisa dilakukan jika fraksi-fraksi gagal mencapai kesepakatan. "Jika tidak menemukan kesepakatan, diputuskan untuk langsung dibawa ke voting paripurna," katanya.
READ MORE ~> keputusan Mengenai Empat Materi Krusial

Anggota Komisi XI DPR Nusron Wahid

Anggota Komisi XI DPR Nusron Wahid menilai, wajib pajak perlu mendapatkan apresiasi yang lebih baik. Pasalnya, pendapatan negara dari sektor pajak telah menjadi penyumbang terbesar bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Lebih dari 75 persen APBN adalah kontribusi dari wajib pajak (WP). Oleh karena itu, perlu ada penghargaan kepada rakyat yang bayar pajak. Berikan karpet merah kepada WP," kata Nusron Wahid dalam diskusi "Pembajak Pajak", di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (3/3/2012).

Menurutnya, penghargaan kepada wajib pajak di Indonesia masih sangat kurang. Salah satu contohnya, adanya peraturan-peraturan yang bisa menimbulkan penafsiran berbeda. Dalam posisi ini, wajib pajak kerap menjadi pihak yang dirugikan. Jangan ada lagi aturan-aturan misinterpretasi. Benahi sistem peradilan pajak, reward dan punishment harus benar-benar ditegakkan," ujar Nusron.

Hal yang sama juga diungkapkan pengusaha muda yang juga pengurus Kadin, Poempida Hidayatullah. Ia mengungkapkan, contoh konkret adanya ketidakadilan bagi wajib pajak adalah, bila ada sengketa pajak, maka wajib pajak sudah harus membayar sejumlah uang sebagai jaminan tanpa ada pengembalian di akhir persidangan.

"Kalau terjadi sengketa, wajib pajak sudah harus membayar 50 persen tanpa refund, sebelum ada putusan pengadilan pajak," kata Poempida. Oleh karena itu, menurutnya, sejak awal pengadilan pajak sudah memberatkan wajib pajak. Tak heran bila jalan-jalan pintas pun dicari, terutama melalui kerja sama dengan oknum nakal. Inilah yang kemudian melahirkan apa yang sering diistilahkan sebagai mafia pajak.

Poempida menyatakan sepakat dengan Nusron bahwa apresiasi dan perlindungan hukum oleh negara kepada wajib pajak akan mengikis terjadinya mafia pajak. Sebagai pengusaha, Poempida juga setuju bila sanksi hukum tidak hanya diarahkan kepada aparat pajak, tetapi juga kepada wajib pajak, baik pengusaha maupun perusahaan yang "nakal".
READ MORE ~> Anggota Komisi XI DPR Nusron Wahid

Indonesian Economic Intelligence

Sunarsip, periset dari Indonesian Economic Intelligence, menilai munculnya mafia pajak lebih disebabkan karena adanya upaya penghindaran pajak (tax avoidance) dibandingkan dengan penggelapan pajak. Kalau penggelapan pajak, rasanya terlalu konyol karena terlalu terbuka, mudah ketahuan.

"Kasus-kasus pajak sebagian besar karena alasan tax avoidance. Kalau penggelapan pajak, rasanya terlalu konyol karena terlalu terbuka, mudah ketahuan," tutur Sunarsip dalam diskusi "Pembajak Pajak" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (3/3/2012).

Ia menjelaskan, pengusaha biasanya memiliki hitungan tentang besaran setoran pajaknya dengan merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, angka yang diperoleh kerap kali berbeda dengan hitungan Direktorat Jenderal Pajak. Hal ini lantas memunculkan sengketa untuk diselesaikan di pengadilan pajak.

"Untuk bisa memenangkan sengketa atau untuk menghindari sengketa, wajib pajak akhirnya banyak memilih bermain dengan aparat pajak yang nakal," tutur alumnus STAN itu.

Kerja sama inilah, kata Sunarsip, yang sering kali disebut mafia pajak. Hal ini berbeda dengan penggelapan pajak, yaitu wajib pajak yang dengan sengaja menutupi pendapatan atau asetnya untuk menghindari pembayaran pajak. Atas dasar itu, ia beranggapan, reformasi pajak yang sudah dilaksanakan sejak 2004 tidak bisa dikatakan gagal.

"Namun, harus lebih difokuskan upaya untuk mengidentifikasi titik-titik rawan yang ada saat ini. Kemudian, penegakan hukum atas pelanggaran harus jelas. Jadi, ada punishment dan reward," ungkap Sunarsip.
READ MORE ~> Indonesian Economic Intelligence

Kejaksaan Agung RI menahan Dhana Widyatmika

Kejaksaan Agung RI menahan Dhana Widyatmika karena diduga memiliki rekening "gendut" mencurigakan, yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. Namun, Kejaksaan Agung tidak bisa membeberkan di mana saja rekening pegawai Ditjen Pajak itu. Terkait masalah rekening di bank dan nasabah bank itu belum saatnya kita ungkapkan ke publik secara terbuka karena terkait masalah rekening bank, dan ini bisa dikenakan pidana kalau diungkap.

Jaksa Agung, Basrief Arief, saat ditemui di acara "Forwaka Cup," di Grand Futsal, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2012), menuturkan, pihaknya tidak bisa membeberkan di mana saja rekening Dhana tersebar, serta jumlahnya masing-masing.

"Saya ingatkan sekali lagi. Terkait dengan masalah rekening di bank dan nasabah bank itu belum saatnya kita ungkapkan ke publik secara terbuka karena terkait masalah rekening bank, dan ini bisa dikenakan pidana kalau diungkap," katanya.

Ia juga mengungkapkan, pada saatnya ketika semua proses penyidikan telah selesai dan ditemukan cukup bukti untuk menyidangkan Dhana maka hal tersebut akan diungkapkan ke publik. Hal serupa juga ia ungkapkan terkait enam perusahaan yang diduga telah melakukan penyuapan terhadap Dhana sebagai pegawai pajak.
READ MORE ~> Kejaksaan Agung RI menahan Dhana Widyatmika

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membentuk Panitia Kerja

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membentuk Panitia Kerja (Panja) Putusan Mahkamah Agung Berkekuatan Hukum Tetap yang Bermasalah. Panja tersebut dibentuk untuk menyikapi banyaknya putusan MA yang tidak dapat dieksekusi dan berbagai permasalahan di MA lainnya. Masih banyak sengketa di tempat lainnya yang kemudian menimbulkan permasalahan sosial.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Nasir Djamil di Jakarta, Sabtu (3/3/2012). Nasir memberi contoh sengketa lahan di Universitas Trisakti, sengketa lahan antara Kementerian Kesehatan dan Yayasan Fatmawati, serta sengketa rumah jabatan Kepala Polres di Surabaya.

"Masih banyak sengketa di tempat lainnya yang kemudian menimbulkan permasalahan sosial," kata Nasir. Selain tidak dapat dieksekusi, lanjut Nasir, ada juga putusan MA yang mengusik rasa keadilan masyarakat, seperti putusan untuk Prita Mulyasari dan Rasminah. Nasir menambahkan, Panja juga akan menyoroti menumpuknya tunggakan putusan.

Berdasarkan laporan MA yang diterima Komisi III pada akhir Februari 2012, masih ada tunggakan perkara sebanyak 4.676 pada tahun 2011. Sebanyak 1.813 perkara di antaranya sudah berada di MA lebih dari satu tahun.

Menurut Nasir, penyebab permasalahan itu karena lemahnya kualitas hakim dari sisi mengelola manajemen perkara maupun keahlian memutus perkara, atau lantaran pembuktian jaksa penuntut umum.

"Panja putusan MA ini harus diarahkan agar MA mampu melakukan reformasi diri, baik dari sisi kualitas penyelesaian perkara maupun kualitas putusan untuk menegakkan hukum dan keadilan," kata Nasir.

Namun, lanjut dia, pembentukan Panja itu langsung dikritik oleh pihak MA. Pasalnya, pihak MA berpendapat, Panja ini berpretensi untuk mengintervensi kekuasaan kehakiman yang merdeka sebagaimana disebutkan dalam Pasal 24 ayat (1) UUD 1945.

Tak intervensi

Sebaliknya, Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menilai, pembentukan Panja Putusan Mahkamah Agung Berkekuatan Hukum Tetap yang Bermasalah ini tidak bermaksud untuk mengitervensi putusan MA. Panja nantinya tak akan membahas substansi putusan.

"Tidak mengubah putusan. Untuk mengetahui problema hukum karena banyak putusan PK (peninjauan kembali) yang telah berkekuatan tetap tidak bisa dilaksanakan," kata Benny.
READ MORE ~> Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membentuk Panitia Kerja

Kamis, 16 Februari 2012

Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda

Kualatungkalboy mendukung berjalannya kontes SEO Honda PGM-FI SEO Competition 2012 Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda yang cukup banyak pesertanya. Dari postingan ini dibuat, sebenarnya masih banyak waktu koq kalau sahabat blogger berminat untuk mengikuti kontes seo tersebut. Hadiah yang diberikan kepada pemenang kontes SEO tersebut juga lumayan besar lhoooo...

Tapi sayangnya kualatungkalboy tidak begitu ngerti tentang seo, ya jadi saat ini saya hanya jadi penonton saja sekalian belajar tentang teknik-teknik seo yang di gunakan oleh para master peserta kontes tersebut. Semoga saja semua peserta dapat bersaing dengan jujur, atau tidak melakukan kecurangan-kecurangan yang dapat merugikan orang lain.
READ MORE ~> Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda

Jumat, 27 Januari 2012

Yunus Husein

Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi masih memiliki pekerjaan rumah setelah penetapan Miranda menjadi tersangka. Salah satunya adalah menelusuri transaksi awal sejak pembelian cek perjalanan dari Bank Internasional Indonesia sebelum pemenangan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Masa beli tanah pakai cek pelawat. Orang kampung pula itu. Harus ditelusuri lagi keterangan dari Budi ini.

Salah satu penelusuran itu, kata Yunus, bisa dilacak lebih jauh dari keterangan Budi Santoso, selaku Direktur Keuangan PT First Mujur Plantation and Industry. Ia yang awalnya membeli cek perjalanan melalui Bank Artha Graha untuk keperluan bosnya Direktur Utama PT First Mujur Hidayat Lukman yang menjalin kerja sama dengan Ferry Yen.

"Budi saat bersaksi (di persidangan Dudhie Makmun Murod) menyebut bahwa ada dibuat perjanjian kerja sama antara Hidayat Lukman dan Ferry Yen untuk pembelian kebun plasma milik Ferry Yen. Tapi harus dibayar dengan cek pelawat. Mana mungkin, cek pelawat itu untuk perjalanan. Masa beli tanah pakai cek pelawat. Orang kampung pula itu. Harus ditelusuri lagi keterangan dari Budi ini. Tidak mungkin membeli tanah dengan cek pelawat," jelas Yunus dalam jumpa pers di kantor ICW, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2012).

Saat itu, tutur Yunus, Budi Santosa mengaku membeli cek perjalanan sejumlah 480 lembar dengan nilai Rp 24 miliar tersebut atas persetujuan bosnya, Hidayat Lukman. Budi memesan cek perjalanan ke Bank Artha Graha dan bank tersebut membeli dari BII. Pemesanan melalui Bank Artha Graha dilakukan karena First Mujur merupakan nasabah dari bank tersebut.

Adanya nama Hidayat Lukman dalam transaksi inilah, maka Yusuf meminta KPK harus kembali memanggil dan memeriksa Lukman. Apalagi, bos dari Budi ini juga disebut membatalkan pembelian kebun plasma tersebut. KPK harus menelusuri kenapa Lukman membatalkan pembelian tersebut. "Yang menarik kan dalam sidang, Direktur Utama dan pemilik PT First Mujur Hidayat Lukman alias Teddi Uban, tidak menjadi saksi. Padahal transaksi jual beli dilakukan antara dia dengan Ferry Yen. Budi dan Lukman harus didengar lagi keterangannya," jelas Yunus.

"Kalau bener menjual kebun Plasma kok tiba-tiba batal padahal sudah dikontrak. Perlu ditanya, jangan sampai hanya pembelokan saja. KPK semoga bisa explore lebih jauh, kapan persis tiba-tiba membatalkan, apalagi cek perjalanannya sudah hilang, tidak diketahui kemana cek itu," sambung Yunus lagi.

Terakhir, Yunus menyatakan dirinya bukan penegak hukum yang bisa menyimpulkan siapa dari antara ketiga orang ini yang menyalurkan cek perjalanan Rp 24 miliar hingga sampai ke tangan para anggota DPR RI yang memilih Miranda. Meski Ferry telah meninggal dunia, kata Yunus, dua nama ini masih bisa diminta keterangan terkait alur kasus tersebut.

Yunus yakin, Miranda tak bekerja sendiri untuk memenangkan dirinya sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Terakhir, Yunus menyatakan dirinya bukan penegak hukum yang bisa menyimpulkan siapa dari antara ketiga orang ini yang menyalurkan cek perjalanan Rp 24 miliar hingga sampai ke tangan para anggota DPR RI yang memilih Miranda. Meski Ferry telah meninggal, kata dia, dua nama ini masih bisa diminta keterangan terkait alur kasus tersebut. Silakan disimpulkan sendiri kasus ini siapa yang memulai, katanya.
READ MORE ~> Yunus Husein

Rabu, 25 Januari 2012

Xenia B 2479 XI

Mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI yang dikemudikan Afriyani Susanti saat kecelakaan maut di Tugu Tani yang menyebabkan sembilan nyawa melayang diduga milik seseorang berinisial PJ yang beralamat di kawasan Jaka Sampurna, Bekasi Barat. Mobil tersebut hingga kini masih berada dalam status kredit dari sebuah perusahaan leasing di Jakarta.

Informasi yang diterima dari sumber media menyebutkan, mobil tersebut saat dikreditkan baik BPKB maupun STNK belum dibalik nama oleh pemiliknya, PJ. Mobil itu saat ini masih dalam proses kredit yang belum selesai dengan masa kredit selama 3 tahun.

Sumber itu juga tidak bisa menyebutkan mengapa mobil itu bisa dipinjamkan ke Afriyani. Sementara saat media menghubungi kediaman PJ, telepon sempat diangkat oleh seorang wanita. Saat dikonfirmasi wanita ini membenarkan Xenia B 2479 XI adalah miliknya. "Iya benar (Xenia milik dia)," kata wanita itu.

Namun saat ditanya lebih detil bagaimana mobil tersebut bisa berada di tangan Afriyani, dia mengaku tidak tahu. Jawaban yang sama juga disampaikan saat ditanya apakah dia mengenal Afriyani dan tahu kondisi mobil itu saat ini. "Nggak tahu, sudah ya," kata wanita itu buru-buru menutup teleponnya.

Namun Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto membantah mobil milik PJ. Rikwanto menyatakan nama pemilik mobil itu adalah B. "Si E, teman tersangka meminjam mobil dari si B," kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, saat kejadian polisi menemukan ada STNK fotokopi milik B. "Saat kami cek ke Samsat ternyata benar milik B dan sudah balik nama. Pembuatannya tahun 2010," kata Rikwanto.

Kata Rikwanti, polisi akan memanggil B untuk menjelaskan kenapa mobil itu bisa sampai ke tangan E. "Kami juga nggak tahu B itu siapa," katanya.

Daihatsu Xenia berwarna hitam yang dikemudikan Afriyani menabrak belasan orang di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat, 22 Januari 2012 lalu. Sembilan orang tewas. Empat lainnya luka-luka.

Afriyani Susanti ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut ini. Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum, dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu. Sebelum menabrak belasan orang itu, Afriyani juga diketahui telah mengonsumsi minuman keras dan ekstasi.
READ MORE ~> Xenia B 2479 XI

Ikan Laut Berkasiat Sebagai Obat

Siapa menyangka kalau beberapa jenis ikan yang hidup di laut dalam berkhasiat sebagai obat kuat yang efeknya mirip viagra. Hal tersebut terungkap dalam penelitian antara 2004-2006 yang dilakukan oleh peneliti gabungan Indonesia dan Jepang.

"Ada ikan Bajacalifornia erimoensis dari famili Alepochepalidae dan Lamprogrammus niger yang berpotensi sebagai viagra," kata Ali Suman, peneliti Badan Penelitian Perikanan Laut Jakarta Badan Litbang Kelautan dan Perikanan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional "Keanekaragaman Hayati Laut untuk Ketahanan Pangan", Rabu (25/1/2012) di Jakarta.

Potensi tersebut diketahui tanpa sengaja saat para peneliti mengonsumsi ikan-ikan tersebut yang ditangkap di perairan selatan Jawa. Dari hipotesis tersebut, mereka mengirim jenis ikan dimaksud ke laboratorium di Institut Pertanian Bogor (IPB). Hasilnya, ikan-ikan tersebut memang mengandung banyak steroid.

Ali mengatakan, penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiat dua jenis ikan dari perairan Hindia itu memang masih harus dilakukan. Tapi, Ali menegaskan bahwa potensi dua jenis ikan tersebut harus terus dikembangkan. Bisnis vitalitas ini adalah salah satu yang paling menguntungkan saat ini," jelas Ali.

Selain Bajacalifornia erimoensis dan Lamprogrammus niger, ada lebih banyak lagi spesies yang diduga memiliki banyak khasiat. Misalnya, beberapa spesies yang memiliki khasiat antioksidan dan anti kanker.

Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa biota yang terdapat di selatan Jawa banyak memiliki khasiat obat. Dari penelitian selama kurun waktu tersebut, total ada 529 biota laut dalam di Samudera Hindia selatan Jawa dan barat Sumatera yang berpotensi sebagai bahan pangan dan obat-obatan.
READ MORE ~> Ikan Laut Berkasiat Sebagai Obat

Jumat, 13 Januari 2012

Selubung waktu

Pernahkah Anda melakukan kesalahan atau hal-hal memalukan di masa lalu? Dengan selubung waktu, Anda mungkin dapat menyembunyikannya sehingga seolah tak pernah terjadi. Hal semacam itu kelihatannya mustahil terjadi. Namun, para ilmuwan optimistis bahwa hal itu bisa diwujudkan meskipun tidak dalam waktu dekat. Moti Fridman dan timnya dari Universitas Cornell di Amerika Serikat, misalnya, telah menciptakan lubang alias selubung waktu lewat manipulasi sinar laser.

Dalam artikel "Lubang Waktu Bisa Diciptakan," Fridman menguraikan bagaimana selubung waktu bisa menyembunyikan sebuah peristiwa yang sangat singkat. Memang agak susah membayangkan bagaimana hal itu bisa terjadi. Video di bawah ini akan memberi gambaran bagaimana selubung waktu yang diciptakan Fridman bekerja.

Dalam video yang dipublikasikan oleh New Scientist, Kamis (12/1/2012), itu terdapat sinar warna merah yang merupakan sinar laser serta sinar warna hijau yang merupakan sinar yang berasal dari suatu benda. Kunci menciptakan selubung waktu di sini adalah memotong sinar yang berasal dari benda sehingga tidak sampai ke mata orang yang melihatnya.

Awalnya, laser yang berwarna merah memotong sinar hijau. Tampak bahwa sinar hijau berubah warna pelangi dan terputus. Celah antara dua sinar hijau yang terputus inilah yang disebut selubung waktu. Video ini juga mendemonstraikan bahwa ketika bola melewati celah tersebut, bola itu menghilang. Ini artinya, bola itu tetap menggelinding, tapi tidak terlihat oleh mata manusia.

Selubung waktu yang diciptakan Fridman memang masih sangat singkat, cuma mampu menyembunyikan objek selama 15 picodetik alias 15 per satu triliun detik. Jadi, masih perlu kerja keras untuk menciptakan selubung waktu dengan durasi lebih lama. Selubung waktu ini bisa sangat bermanfaat dalam teknologi transfer data. Penyisipan data bisa dilakukan tanpa gangguan. Asal tak disalahgunakan oleh orang-orang yang ingin berbuat jahat, alangkah menariknya jika hal itu bisa diwujudkan, bukan?
READ MORE ~> Selubung waktu

Senin, 09 Januari 2012

Perpanjangan Surat Izin Mengemudi

Warga Jakarta yang ingin mengurus perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK), Selasa (10/1/2012), bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Layanan ini dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.00.

Di Jakarta Pusat, perpanjangan SIM : Thamrin City dan STNK di Kantor Pos Pasar Baru. Di Jakarta Utara, perpanjangan SIM (mengalami gangguan) dan STNK di Graha Gapembri, Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading. Di Jakarta Selatan, perpanjangan SIM bisa dilakukan di Gedung Sampoerna Jalan Jenderal Sudirman dan STNK di Gedung Sampoerna Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara di Jakarta Barat: memperpanjang SIM (mengalami gangguan) dan STNK di LTC Glodok. Untuk Jakarta Timur, perpanjangan SIM digelar di Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan STNK di Masjid At-Tin TMII.

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP

Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot Kk 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Keterangan lebih lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-5276001
Faks : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id
READ MORE ~> Perpanjangan Surat Izin Mengemudi